Versus-Versusan

Do you know these movies?

setanbudeg

hantujamugendong

Dan masihkah kau ingat film Pocong vs Kuntilanak?
Maka, kali ini, MALING KOLOR ENTERTAINMENT dengan bangga, eh ga deng, dengan bangga kurang dikit, mempersembahkan sebuah reality show yang berjudul:

SETAN INDONESIA ROYAL DEATHMATCH!
(orang udah mati juga ya, ngapain di-death-death-an lagi?)

Pemain:
Pocong
Kuntilanak
Suster Ngesot
Setan Budeg
Hantu Jamu Gendong
Iblis Pempek
Hantu Tukang Gorengan

Sutradara:
Roy Saputra yang Ganteng Sadis.

Durasi:
2 hari 2 malam.

Produser:
Karena ga ada yang mau, akhirnya setan-setan itu beserta sutradara pada patungan. Seorang bayar gope (murah amat?).

ACTION!
Di sebuah gudang beras, di sebuah kawasan industri. Tepat di tengah gudang, ada sebuah ring gulat. Banyak penonton udah hadir dan berteriak-teriak. Gudang ramai. Ricuh. Karena keterbatasan dana, dan karena si sutradara banci tampil, maka pemeran MC pertandingan diperankan oleh si sutradara.

“Selamat malam, sodara-sodara!” Penonton sorak sorai, “Kepada kedua mempelai dipersilahkan…”

Lho, kok malah MC kawinan?

“…maksud saya, pada malam hari ini, kita akan menyaksikan Setan Indonesia Royal Deathmatch! Pertandingan pertama antara… Pocong versus Kuntilanak!”

Penonton protes, “Huuuu! Gua udah nonton tuh di bioskop. Ga baguuuuus!”

Merasa ini di luar skenario, sutradara bingung. Untung para setan (yang merasa jadi pemegang saham juga) ikut sumbang saran.

“Eh, Sut…” Suster Ngesot manggil sutradara, “udah, ganti aja. Biar gue lawan si Pocong.”
“Baiklah, kalo begitu, Pocong versus Suster Ngesot!”

Di ruang locker, Kuntilanak sebel karena gagal tampil. Padahal hari ini dia udah pake kostum transparan dan beha manik-manik. Dia juga udah bilang-bilang ama orang sekampung bahwa dia bakal tanding pertama. Karena sedih, ia pun nangis di pojokan megangin beha.

Dari ruang locker muncullah Pocong dan Suster Ngesot. Lalu mereka menuju ring.  Yang satu loncat-loncat, yang satu ngesot-ngesot.

10 menit kemudian.
Belom nyampe juga. Yang satu masih loncat-loncat, yang satu masih ngesot-ngesot.

30 menit kemudian.
Loncat-loncat… Ngesot-ngesot.

Para penonton mulai gregetan, dan malah taruhan siapa yang nyampe ring duluan.

1 jam kemudian.
Nyampe.
“Akhirnyaaaaaa.” Penonton pada sujud sukur.
Tapi karena perjalanan yang melelahkan akhirnya kedua setan itu menyerah dan ga mau bertanding.

“Ya ampuuuun.” Sutradara mulai kesel. Berpikir sebentar, kemudian ia melanjutkan, “Langsung pertandingan kedua aja. Antara Hantu Jamu Gendong…”

Hantu Jamu Gendong langsung lari dari ruang locker. Ini adalah debutnya di dunia entertainment. Ga ingin menyia-nyiakannya, ia pun menjadi aktris yang taat.

MC melanjutkan,”…dan lawannya adalah… Setan Budeg!”



Krik, krik, krik.

Setan Budeg ga nongol. Mungkin dia ga denger (namanya juga budeg). MC mencoba sekali lagi, “SETAN BUDEG!”

Di dalam ruang locker…
“Deg, dipanggil noh.” Iblis Pempek nyolek-nyolek Setan Budeg sambil goreng pempek.

“Oiya, makasi, Pek.”

Lalu keluarlah Setan Budeg. Dia dengan gesit berlari ke arah ring sambil bawa-bawa cotton but. Begitu sampai di ring, MC iseng bertanya… pake SMS.

“Budegnya kenapa sih? Kupingnya putus?” terus Setan Budeg me-reply.
“Ga korek-korek kuping dua taon.”

Ketika pertandingan akan mulai, tiba-tiba…
“BERHENTI!”

Sepasukan polisi masuk dan menggrebek aktivitas ini.
“Kami akan menahan kalian semua atas tuduhan perjudian!”

Penonton kabur. Hantu Jamu Gendong langsung nyamar, pura-pura ga terlibat.
“Jamuuu! Jamuuu!”
“Kamu saya tangkap!”
“Lho, Pak? Saya hanya penjual jamu.”
“O ya sudah. Kamu bebas!”

Pocong melihat hal itu dan ia pun terinspirasi.
“Kamu saya tangkap!”
“Lho, Pak? Saya hanya sales kondom. Ini saya lagi pake kostum objek peraga.”
“Pala lo bau menyan!”
“Emang bau menyan, Pak.”
“Maksud saya, emangnya saya ini polisi kemaren sore apa?”

Akibat digrebek, syuting reality show ini terhenti dan tak ada lagi yang berani melanjutkan. Derita kerugian material akibat gagalnya syuting ini diperkirakan menyentuh angka 4000 rupiah.

Setan-setan itu ditangkap dan diajarkan kerajinan tangan agar bisa membuka wirausaha kelak. Kuntilanak sendiri senang akan kabar ini, karena ia bertekad akan berjualan beha manik-manik.

Si Sutradara?
Ia berhasil melarikan diri. Kabar terakhir mengatakan ia kini jadi blogger dan penulis novel.

The End

Advertisements

18 thoughts on “Versus-Versusan

  1. Abie January 21, 2009 at 15:14 Reply

    Thanks…
    The maling of kolor juga uda gw baca..

    Lucu bro..

    tapi kok rada berasa “adithya mulya” yah?
    terlepas dari itu The maling of Kolor, sukses bwt gw ngakak.

    ditunggu buku selanjtnya

  2. monyetgaul January 21, 2009 at 17:02 Reply

    @abie…
    dilihat dari cara mas roy bertutur kata, dan sering berkunjung ke blognya adhitya mulya (coz saya juga saya sering mampir kesana dan menemukan komen dari mas roy)..kelihatan kalo mas roy memang berkiblat ke mas adhitya mulya

    namanya juga baru berusaha menulis, ntar sifat “asli” mas roy lama2 kelihatan kok.. saya yakin…

    jadi mas Roy, sukses ya!!

    nice post!
    sebenernya saya juga kepengen nulis kayak gitu cuma belum sempet…(anyway kayak postingan mas adhityamulya ya?heheh)

  3. dendi January 21, 2009 at 18:09 Reply

    hahaha lucu roy, walo emang agak mirip adhitya mulya. (dimana bukunya juga gitu)

    but at least you have try, yg mirip kan cuma gaya penulisannya, tapi bukan mencontek abis isinya, dan yg ga kalah penting dua2nya sama2 lucu.

    banyak skrg blogger ato penulis mencoba meniru gaya raditya dika, lucu engga, pengen boker iya.

    mantab juragan. sering2 bikin kaya gini. seperti di blog lo sebelumnya dan di awal2 blog ini.

  4. roy saputra January 21, 2009 at 18:24 Reply

    for all of you:

    yes, i admit it, i’m a big fan of adhitya mulya.
    at least i try to be honest. ^^

    and for the sake of science, i learned, i’m learning, and i will learn to be a better writer.

  5. weni January 21, 2009 at 22:42 Reply

    love this blog..
    love to read your posts..
    huehehehehehe..
    bikin ketawa2 sampe hampir ngelupain cookies yang lagi dipanggang.. hiks
    untung aja ga gosong

  6. ajenk January 22, 2009 at 14:01 Reply

    wakakakakakakakakakak…

    dodol bener seh nih yang bikin cerita…imajinasi anda sungguh luar biasa wakakakaakakak…

    *ngekek gw*

  7. Abie January 22, 2009 at 22:05 Reply

    Hehehe…

    Gw juga fans beratnya Adhitya Mulya, Roy..
    Hidup MenuliS! Hipup penulis!! hehehe

  8. roy saputra January 23, 2009 at 11:26 Reply

    [for] weni: bagi donk kuenya. gosong, gosong dah. yang penting gratis. huehehe.

    [for] ajenk: ngekekekekekek *ngekek bareng, solider*

  9. angie January 23, 2009 at 13:04 Reply

    wakakakaka :D kira² pa bakal ada yg mau memprodusei skenario ini gak yah ??

  10. Achie January 24, 2009 at 07:20 Reply

    Wakakakak..
    Denda 4rebu nya uda dbayar blom roy?

  11. sososibuk January 24, 2009 at 17:07 Reply

    hahahaha, ada ada aja lo Roy…roy

    gw ngakak ga jelas nih…

    krik krik krik

    :rfol:

  12. diana_bochiel January 24, 2009 at 17:49 Reply

    seru gag siii ???
    serem banget gag siii???
    seruan mana ama hantu budek??
    buku ke dua dah jadi bang??

  13. akane January 24, 2009 at 21:59 Reply

    blog nya keren

  14. inda January 26, 2009 at 09:19 Reply

    wahaha ada ada aja om roy ceritanya. :D

  15. inda January 26, 2009 at 09:20 Reply

    wahahah ada ada aja cerita nya bih om roy :D

  16. cangkruk January 30, 2009 at 13:51 Reply

    haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………………………………………… lucu bagus,, siiipp….menghinspirasi saya buat bkin juga.

    http://lingkaranilmu.blogspot.com/

  17. iiaa' February 2, 2009 at 09:22 Reply

    versus-versusan ini bener-bener aneh, gokil abis deh pokoknya…kira – kira bakalan ada film benerannya gagg??

  18. bilal July 16, 2010 at 17:52 Reply

    idiot,,, kali ini gw ketawa baca novel… emang gila,,
    keren bgt… thans bgt bro…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: