The Curious Case of Caleg

Terinspirasi dari the winner of 3 Academy Awards 2009: The Curious Case of Benjamin Button. Dan juga (masih) terilhami dari baliho para caleg. Here it goes.

Alkisah (biasanya kalo gua udah mulai alkisah-alkisah gini ceritanya suka ngaco, but well, let’s see)…

… hiduplah seorang anak. Ia berbeda dengan anak-anak lain. Ga kok, ia ga punya batu ajaib. Dan, ga kok, ia ga kawin ama pengusaha kuningan. Sampe mana tadi? Oiya…

Ia lahir dari pasangan orang tua yang berbeda. Meski keduanya caleg, tapi keduanya itu jauh berbeda. Ayahnya jaim-an, sementara ibunya narsis… secara harafiah.

sang ayah

sang ibu

Mungkin penghulu yang mau menikahkan mereka juga ga tahan kali ya pengen ketawa.

Penghulu: Saya nikahkan bapak Jaim… hihihi… dengan ibu Narsis… hihihi.

Anywaaaaaaaay,

Anak hasil pasangan ini unik. Ia mempunya sebuah… hm, sebuah unusual circumstances. Ia lahir dengan fisik yang menyerupai kakek berumur 80 tahun. Keriput, bongkok, suka ngunyah sirih, dan ubanan.

Sejak kecil ia selalu dihina oleh teman seangkatannya. Dan apabila ia ingin menyebrang jalan…

Anak Muda Baik Hati: Sini, Kek. Biar saya bantuin nyebrangnya.
Si Anak: Enak aja. Saya ini masih muda tau! Saya bisa kok nyebrang sendiri!

Karena tersinggung, si anak dengan segera melangkahkan kaki untuk menyebrang jalan. Baru dua langkah…

Si Anak: ADUH! PINGGANGKU!

Karena dendam, si anak ini memutuskan agar waktu ia dewasa nanti ia ingin dihormati. Maka ia pun bercita-cita jadi caleg, seperti kedua orang tuanya.

Beberapa tahun kemudian ia mendapati dirinya mengalami perubahan. Keriputnya pelan-pelan memudar, ubannya menghitam, dan tetenya numbuh.

“KYYYAAAAA!” Si Anak pun jerit-jerit.

Si Bapak dan si Ibu yang panik segera berlari melihat keadaan si Anak.

Si Ayah: Kamu kenapa, Nak?
Si Anak: Ini, Pak. TETE SAYA NUMBUH! Apa Bapak berpikir seperti yang saya pikirkan?
Si Ayah: (berekspresi sedih) Kamu…
Si Anak: Mulai sekarang saya ga perlu ngintip pembantu tetangga mandi lagi. Tinggal ngaca! YIHAAA!
Si Ayah:

Makin tahun, si anak bukan makin menua, tapi semakin muda. Meski begitu, ia ga merubah cita-citanya. Ia tetap ingin jadi caleg.

Masa kampanye telah datang, ia pun pergi ke tukang baliho terdekat.

Si Anak: Pak, saya ingin terlihat gagah di baliho saya.
TB: Gampang!
Si Anak: Apa ada jas merk berkelas gitu? Giorgia Armani? Dolce&Gabanna? Atau Acung Tailor Melawai?

TB melihat si anak dengan seksama. Dengan postur tubuh seperti itu, TB yakin ada merk lain yang cocok dengan si anak.

TB: Ada, Pak.
Si Anak: Merk apa?
TB: Snoopy.
Si Anak: LAH. Tapi nanti saya jadi ga gagah dong?
TB: Tenang. Tinggal pake kacamata item aja.

Sesaat sebelum difoto…

Si Anak: Mas! Mas! Gendongin saya dong. Saya ga nyampe nih ke kursi fotonya!

Dua minggu kemudian, baliho itu udah jadi. TB sedang bingung akan pasang baliho ini dimana. Banyak tiang listrik udah penuh dengan poster caleg lain. Untung TB seorang yang penuh inisiatif. Ia pergi ke dalam gang terdekat, lalu celingak-celinguk sebentar. Ia mencopot iklan sedot WC yang ada di situ dan menggantinya dengan baliho si anak yang tampak gagah.

caleg cilik

Dua orang warga yang khilaf, tanpa sengaja melihat baliho itu dan berkomentar.

Warga 1: Eh, ini caleg apa preman?
Warga 2: Lho? Kenapa?
Warga 1: Itu ada tulisannya. DILARANG MENURUNKAN BATU. Kayak ngancem gitu. Udah gitu pake kacamata item lagi.

Setelah pemilu selesai, si anak ternyata gagal jadi anggota legislatif. Tapi ia belum menyerah.

5 tahun kemudian, ia menyadari bahwa kegagalan menjadi anggota legislatif dikarenakan ia salah memilih partai. Kini, ia udah berganti partai tapi tetap pergi ke tukang baliho yang sama. Some guys don’t learn from their mistakes, huh?

Dua minggu kemudian…

caleg balita

Si Anak tetap gagal menjadi anggota legislatif. Kabar terakhir mengatakan kesibukan si anak itu sekarang cuman nete ama emaknya. Sekali-sekali ia main sinetron, jadi stuntman-nya Baim.

The End.

Cerita di atas hanya fiktif belaka, meski gambar balihonya benar adanya. Sebagai penutup dan kesimpulan dari postingan ini, gua ingin berpesan…

SUMPAH, CERITA INI GA ADA HIKMAHNYA!

Advertisements

26 thoughts on “The Curious Case of Caleg

  1. sososibuk February 26, 2009 at 14:31 Reply

    dan memang benar, cerita ini ga ada hikmahnya hwahahahaha

    dasar!!!!

    tapi lucu Roy…wkwkwkwkwk

  2. nie February 26, 2009 at 15:25 Reply

    ya ilahhh. ua gue baca berpanjang-panjang ternyata ga ada hikmahnya.

    dikaw makin lama makin gokil aje ye.. wkwkwkw

  3. nie February 26, 2009 at 15:25 Reply

    ya ilahhh. uda gue baca berpanjang-panjang ternyata ga ada hikmahnya.

    dikaw makin lama makin gokil aje ye.. wkwkwkw

  4. iwan February 26, 2009 at 16:56 Reply

    wah sama dengan di tempat aq…..
    kayak…..????

  5. monyetgaul February 26, 2009 at 17:21 Reply

    gyahahahaha keren dah!
    dpt dr mana tuh potonya?
    jangan2 itu model poto elu pas balita dulu ya roy?

  6. ettachan February 26, 2009 at 19:44 Reply

    hahaha, iseng aja lu roy. itu moto sendiri?

  7. rocknoida February 26, 2009 at 20:01 Reply

    hahahah

    bner2 ngakak ngeliat KANG JAIMAN :D

    cuma negor n ade post baru di blog ane

  8. kahfinyster February 26, 2009 at 22:29 Reply

    kocak,,bener2 kocak,,hhahahaha,,

  9. desty February 27, 2009 at 08:19 Reply

    hikmahnya???
    jangan pasang baliho sembarangan…Nanti di”cela” ama roy saputra…hehehe

  10. omiyan February 27, 2009 at 10:35 Reply

    hehehehe awas lho ntar dituntut lho kalo ketahuan…hihihihi tapi salutlah idenya

  11. dondanang February 27, 2009 at 11:19 Reply

    jaim dan narsis. huahahhahaha

  12. Achie February 28, 2009 at 09:04 Reply

    “Some guys doesnt learn from their mistake huh?”

    isn’t it roy? Hehehe..

    Adaaa ajaaa cerita lo yah, hekhekhekhek..

  13. dee February 28, 2009 at 18:10 Reply

    ya ampuuun cerita caleg sampur aduk sm benjamin button..
    kocak mas roy, daya kayalnya tinggi :D

  14. ajenk February 28, 2009 at 18:16 Reply

    wakakakakakakakkak…gw ngekek sumpah..!

    bisaaaaa aja nih ? jadi mo nyoblos yang mana nih yg jaim or yg narsis wekekekekek…

    eh roy mending tuh muka diburemin ati-ati loh..dikroyok ma massanya nanti lo wekekekekek…

    gooookilll…..

  15. BrenciA kerenS March 1, 2009 at 00:30 Reply

    dasar caleg… biar ngetop mesti jaim am narsis dulu ckckckck

  16. dendi March 1, 2009 at 07:33 Reply

    sumpah lucu banget roy.

    nanti gue kirim pesen ke para caleg lewat facebook ah, jangan bikin baliho ke roy saputra.

  17. bodrox March 1, 2009 at 10:32 Reply

    semoga pak jaim dan bu narsis ijab kabul di gedung wakil rakyat :)

  18. rocknoida March 1, 2009 at 14:47 Reply

    negor ajah kang doroy…

  19. yoan March 1, 2009 at 20:36 Reply

    huahahaha….

    itu spanduk caleg emang lucu2 yak…

    oh how i love my country and all the funny things happen *only* here…

  20. The Armstrong March 2, 2009 at 20:07 Reply

    hahahaha keren keren… membuat imajinasiku kejedot tiang udara septiteng… :))

    ada hikmahnya kok dari postingan bung roy kali ini…

    yaitu: pada pemilu kali ini jangan sekali kali milih yg ga becus mengingat pepatah kuno yg mengatakan “dont be look at the cover”, dan baliho dan poster hanyalah sebagian kecil dari cover… begitupula denang yang namanya “suara” di pemilu, satu suara saja bisa berarti buat semua warga indonesia…

    dan saranku buat pemilu kali ini… “mending ga usah milih dari pada nyusahin orang indonesia yang laen karna memang belum ada yang pantas untuk dipilih….”

    that’s all folks…

    (lol)

  21. prof. tandodol March 3, 2009 at 11:25 Reply

    3 foto teratas itu asli semua? ANJRIIIIIIIIT

  22. Tha March 3, 2009 at 13:39 Reply

    emang yah ada-ada aja caleg2 jaman sekarang, gaya promosinya itu lohhh
    hahahahaha

  23. rian adhivira March 4, 2009 at 18:01 Reply

    ifoto balihonya asli kan? bukan sotosop ? hahah

  24. Jovie, Nature and Health March 24, 2009 at 12:48 Reply

    wkwkwkkw…ada2 aja….keren2…..

  25. JONK March 24, 2009 at 14:35 Reply

    wakwakwakwakkkkk, aduh sakiit perut inih hahahaha ….parah sekaleeee

  26. didot March 14, 2010 at 05:39 Reply

    ijin ngakak gan,lucu banget nih ceritanya,hahahaha…

    salam kenal:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: