Rainbow

Orang Indonesia itu latah.

Kalo ada satu yang lagi ngetop, pasti pada banyak yang ikutan. Waktu jajanan donat macam J.CO meledug, ga lama bermunculan donat-donat lainnya. Mulai dari yang emang brand global, sampe yang lokal kayak donat kentang pake gula bubuk. Hampir di semua gerainya, antrian J.CO kayak itu donat dibagi-bagiin gratis. Panjang bener! Semua berasa tingkat kegaulannya nambah kalo jalan ke mall sambil nenteng kotak lebar buat donat selusin. Padahal kalo mau kayak gitu mah, bawa aja papan halma ke mall. Kan mirip tuh.

Yang rada miris justru Dunkin Donuts. Palingan, dia cuma bisa bilang, “Hey, dude. I am selling doughnut before it was cool.”

Hipster Dunkin.

Fenomena latah hampir terjadi di semua makanan. Ada Roti Boy, eh ga lama ada Papa Bunz. Terus gerai yoghurt yang bervariasi dan ada di mana-mana. Semua latah. Dan kalo pun beda, ya paling beda-beda dikit.

Belakangan, ada lagi kelatahan yang bikin gimanaaa gitu.

Rainbow cake.

Di mana-mana jual rainbow cake. Di mana-mana makan rainbow cake. Gua sendiri baru makan sekali dan rasanya… ya biasa aja. Kayak kue bolu pada umumnya, cuma warna-warni aja gitu. Yang gua bingung ya kok rame? Entahlah, mungkin soal selera.

Yang serunya adalah latah rainbow ini ga hanya berhenti di cake. Para penggiat bisnis melihat ini sebagai peluang. Maka semua-semua pun di-rainbow-in. Ga percaya? Ini buktinya.

Lidah kucing rainbow!

Eh ini bacanya bener ga? Atau sebetulnya ini dibaca: “Lidah kucing rain, bow!”?

Anyway,

Dan kalo diliat-liat, itu warnanya kurang satu deh. Merah, jingga, kuning, hijau, biru… ungu? Si Nila kemana nih? Apa dia malu gara-gara susunya yang segede belanga itu rusak? Eh, bentar-bentar, kayaknya ada yang salah. Susu si Nila segede belanga? Hmm…

Anyway lagi,

Gua rasa rainbow per-rainbow-an ini ga berakhir di sini. Bisa jadi, latah rainbow malah akan merambah bidang-bidang selain kuliner. Contoh:

1. Sebuah percakapan di Komdak

Pemuda: Pak, saya mau bikin SIM
Polisi: Adik mau SIM apa? SIM A, SIM B, atau… SIM rainbow?
Pemuda: SIM Rainbow? Itu apa, Pak?
Polisi: Ya sama kayak SIM biasa cuma ini chasing-nya warna-warni gitu. Gimana, minat?
Pemuda: Pak
Polisi: Ya?
Pemuda: INI SIM APA HAPE NEXIAN?

2. Sebuah wawancara dengan sutradara film

Reporter: Apa rencana Anda berikutnya?
Sutradara: Ya, setelah sukses dengan Avatar dan Avatar 3D, saya akan membuat yang lebih seru!
Reporter: (terkesima) WAH! Apa itu?
Sutradara: Avatar Rainbow!
Reporter: (ragu) Hmm… bedanya apa, Pak?
Sutradara: Ceritanya sih sama. Cuma Avatar yang tadinya warna biru, bakal jadi warna-warni
Reporter: Lah, warna warni? Kayak Teletubbies gitu?

3. Sebuah obrolan akrab di kantin kampus

Cowok: Len, kita kan udah lama nih ya jalan bareng gini
Cewek: (malu-malu) Terus kenapa, Gus?
Cowok: Aku tuh mau tau gimana perasaan kamu ke aku?
Cewek: (masih malu-malu) Kamu mau tau aja, mau tau banget, apa… mau tau rainbow?

Sekian celoteh gua tentang per-rainbow-an. Semoga ke depannya banyak ide-ide baru nan liar selain rainbow-rainbow an. Siapa tau ada nastar isi oncom, atau pastel bakar. Siapa tau.

Tapi gua percaya sih, pasar akan bicara dengan sendirinya. Akan tiba masanya orang-orang akan jenuh dan bilang ‘cukup’ pada hal yang berwarna-warni dan kembali memilih bentuk semula dengan rasa yang juara.

Karena setiap hal memang lebih baik kuat di rasa. Bahkan cinta pun ada rasa-nya.

Advertisements

6 thoughts on “Rainbow

  1. mbot September 1, 2012 at 10:18 Reply

    cieh, lidah kucing rainbow! jadi inget sebuah akun twitter…

  2. yahau September 1, 2012 at 10:28 Reply

    hahaha.. kita tunggu saja berapa lama tren rainbow ini bertahan :D

  3. ridoarbain September 2, 2012 at 08:13 Reply

    Semoga Pempek dan kerabatnya gak jadi korban pe-rainbow-an juga. Apalagi pewarnanya pake pewarna tekstil atau malah pake wantex gitu. Oh, no no no!

    Eh, itu yang bagian akhir, curcol project terbarunya ya, Kak? Hmm..

    Salam rainbow~

  4. zoerry September 2, 2012 at 21:18 Reply

    sempat mengira bahwa ini adalah roy suryo, eh ternyata bukan :D
    bagian akhir mantap banget deh bro! ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: