#1DayInBangkok: The Girls!

Selain Patpong, ada 2 hal lagi tentang Bangkok yang memorable buat gue. Salah satunya adalah cewe-cewe Bangkok yang bikin air liur para lelaki kayak ledeng bocor. Bening-bening banget, sob! Kayak sayur bayem gitu deh! Bening!

…tapi ga ada fotonya. Iya, iya, no pic = hoax. Iya, iya, bisa aja gua boong. Udah sik, baca aja dulu. Kan ga mungkin juga gua foto satu-satu cewe cakep yang lewat? Ya masa begini:

“Misi, Mbak?”

“Sawadikap~”

“Oiya. Sawadikap~ Tadi kok gua manggil ‘Mbak’ sih? Disangka ini Boyolali apa ya?”

Ya pokoknya gitu deh. Ga mungkin gua foto satu-satu… padahal nun jauh di rumah, ada satu folder yang namanya “CCBA: cewe cewe Bangkok asoy” di sebelah folder “10 tindakan anarkis yang wajib dilakukan jika Twilight di re-make”. Ga deng, bohong. Yang bener cuma 9 kok tindakan anarkisnya.

Eh, lanjut dulu cerita cewe Bangkoknya.

Di malam pertama… bukan, bukan malam pertama yang itu. Di malam pertama pas kita nyampe di Bangkok, gua dan seorang teman beli Mango Sticky Rice di daerah Siam Square (kata temen gua sih enak banget, tapi gua ga begitu doyan). Selagi nunggu pesanan kita disiapkan, keluarlah gua dan dia (yang juga cowok) untuk nyari angin.

“Wuih, arah jam 10. Cewe cakep, Roy.”

“Wuiiih!”

“Arah jam 3, Roy!”

“Wuiiih!”

“Cek yang arah jam 5 tuh.”

“Wooow.”

“Jam 11!”

“Woooooow!”

“Arah jam…”

“Leher gua kecetet! Sakit!”

Umur emang ga bisa bohong. Pergerakan leher kurang ditunjang asupan susu yang cukup. Prosesi canvasing Siam Square berhenti saat itu juga.

Selain di Siam Square, pertualangan gua menemukan cewe cantik di Bangkok berulang saat mengunjungi Chinatown untuk makan malam.

Chinatown sendiri adalah jalan di mana banyak banget tenda-tenda dan kios berjualan minuman. Mirip kayak di Pecenongan, Pasar Baru, dengan jalanan yang lebih lebar dan kios yang lebih banyak. Berbagai makanan, baik yang berat atau hanya cemilan ringan, dijual di sini. Meski lebih lebar, jalanan di Chinatown tetep aja macet. Kami yang tadinya naik taksi pun memutuskan untuk turun dan berjalan kaki untuk menghemat waktu. Sekalian sight-seeing deh.

Kami sedang asik jalan kaki, sampai di satu titik, 16 pasang mata lelaki menoleh serempak. Sebuah kios minuman menarik pandangan kedelapan cowo ini. Menurut gua, hanya ada tiga hal yang mampu menarik perhatian beberapa cowo sekaligus:

1. Sepakbola
2. Wanita
3. Combo keduanya: sepakbola wanita!

Kali ini, point nomor 2 yang membuat pandangan kami teralihkan. Yang jaga kiosnya CAKEP BANGET! Dan yang CAKEP BANGET itu ada DUA! DUAAA~ *tiba-tiba muncul Ayu Ting Ting sambil bawa Sarimi sedus*

Temen gua sampe mendeklarasikan bahwa 2 cewe itu adalah cewe tercantik yang pernah ia temui secara langsung dalam hidupnya. Entah dia yang berlebihan atau hidupnya memang nestapa sekali.

Pas pertama kali lewat, gua dan teman-teman hanya berdecak kagum. Dasar emang jodoh, kami kesasar dan akhirnya harus balik ke jalan yang sama dan ngelewatin si kios minuman ini lagi. Kembali, kami hanya berdecak kagum sambil mulai lap-lap iler.

Akhirnya kami makan di sebuah restoran seafood. Setelah puas makan dan ketawa-ketawa, kami pun balik lagi. Lewat jalan yang tadi. Lewat si duo cakep nan semlohay itu. Karena penasaran dan khawatir kebawa mimpi, akhirnya gua nekad aja ngajak temen gua yang di Siam Square tadi untuk minta foto ke dua cewe unyu penjaga kios ini.

“Ha… hai,” Great, barusan gua terdengar seperti pervert. Pffft! Tapi tanggunglah, “Can I take a picture with both of you?

Picture?” Mereka berdua liat-liatan, “Yes, you can! But…”

“BUTT? YES!”

“But…”

“Oh…”

“… you have to buy first!

No problemo! How much?

“100 Baht 4 bottles!!” jawab salah satu dari si duo cakep sambil langsung masukin 8 botol ke dalam kantong plastik. Lah, siapa yang bilang beli 8 ya? Tapi karena udah keburu nyengar-nyengir bisa sedeket itu sama si duo cakep, gua cuma manggut-manggut aja sambil ngeluarin duit 200 Baht.

Setelah urusan bayar membayar selesai, tibalah momen yang dinanti-nantikan. Foto bareng SI DUO CAKEP! Lelahnya perjalanan ke Bangkok ini terbayarkan dan membuahkan hasil. Meski bukan jodoh, minimal gua punya parameter kecakepan calon jodoh gua nantinya… tapi jadi makin susah deh jodoh gua kalo nyari yang secakep ini dan mau sama gua. Pffft!

Lalu, pas mau foto, tiba-tiba…

“Wey Roy! Mau foto kok ga bilang-bilang?” Lalu muncullah 6 lelaki cabul lainnya dari belakang. Yee, oportunis sekali mereka ini. Kayak oknum polisi di perempatan aja. Namun akhirnya kedelapan teman kantor ini pun berpose dengan si duo cakep. Sumpah, wajah kami semua mupeng semupeng-mupengnya!

JEPRET!

Kami mengucapkan makasi dan sempet-sempetin buat salaman. Kapan lagi ngerasain alusnya tangan cewe Bangkok?

Selepas dari kios minuman itu, kami masih menertawakan betapa pervert dan mupengnya kami berdelapan. Betapa nekadnya kami ngajak foto cewe yang ga kenal. Betapa gilanya kami beli minuman demi bisa ngajak foto. Betapa begonya kami saat keinget… MEREKA ITU SEBENERNYA JUALAN MINUMAN APA SIK? GA ADA YANG TAU ATAU PEDULI UNTUK BERTANYA! YANG PENTING FOTO AJA SIK! Bahahahak!

Dorongan untuk foto ternyata lebih kuat daripada keingintauan tentang kuliner Bangkok saat itu. Dan kami tertawa sepanjang Chinatown. Kejadian ini akan selalu gua ingat. Karena selain air mata, tawa selalu mampu menstimulasi otak untuk mengabadikan kenangan seperti ini. Seru.

Anyway,

Penasaran ga gimana cakepnya si penjaga kios minuman itu? Biar ga disangka hoax, nih gua beri fotonya!

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

…bukan ini deng. Bahahahak! Ini pelayan di tempat kita makan seafood. Si ibu baju pink ini baik banget lho. Beradaptasi dengan bahasa Indonesia waktu kami lagi bingung mau order apa.

Nah, ini nih yang bener: SI DUO CAKEP. Kayaknya si kakak adek. Mukanya rada mirip. Ya ga sih?

PS: Awas iler tumpah. You’ve been warned.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Mereka jualan susu kedelai, by the way. Kagak enak sih, tapi ya sudah lah…

Me gusta! :9

Advertisements

Tagged: , , ,

10 thoughts on “#1DayInBangkok: The Girls!

  1. Backpacker Gembel December 11, 2012 at 17:55 Reply

    AAAAAAAAAH CAKEP PARAAAAAAAAH!! MAU SATUUUUUUUUU!! DUA DUANYA DEEEEEEEENG!! AAAAAAAAAAAAH~

  2. ninarahmaizar December 12, 2012 at 11:29 Reply

    yakin itu ‘asli’ mas? :p

    • Roy Saputra December 12, 2012 at 11:33 Reply

      YAKIN… sih waktu itu. tapi makin ke sini banyak yang nanya dan meragukan, kok jadi agak ga yakin ya? :/

  3. Satria December 12, 2012 at 21:56 Reply

    Itulah kenapa gue lebih prefer aktris/model thailand ketimbang korea roy. cewek thai punya potongan muka asia yang unik, gak kaya asia timur. muka kualitas unggul mereka banyak bertebaran di tab “explore” instagram..

  4. Crystal December 17, 2012 at 08:21 Reply

    Kok… cakep… KOK CAKEP SIH CEWEK-CEWEKNYA T_T

    tapi gue ga yakin mereka asli cewek. (–,)

    • Roy Saputra December 17, 2012 at 10:22 Reply

      …makin banyak yang meragukan. asli kok asli! :/

  5. mona April 20, 2013 at 16:00 Reply

    itu keliatan jakunnya tu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: