His Closet: Kaos yang Memorable

Dibanding kemeja atau polo shirt (kaos berkerah), gua lebih suka pake kaos. Kalo pake polo shirt, rasanya kayak mau ke berdiri di pinggir jalan terus nanya, “Permisi, Kak. Ada waktunya 2 menit aja? Kita ga jualan kok”. Kalo pake kemeja rasanya lain lagi. Bawaannya pengen ke kondangan terus ngantri di stand siomay.

Kaos juga multifungsi. Jika dipadupadankan dengan celana pendek, cocok buat acara santai atau untuk nangkring di pantai. Kalo mau hang out ke mall, bisa pake kaos plus celana panjang dari bahan jeans. Ada kawinan? Tenang aja. Kaos polos yang lu pake tinggal dilapis sama jas semi formal dan pake bawahan celana panjang, maka pasti diperbolehkan masuk deh sama satpam tempat resepsi. 

Maka dari itu, gua koleksi kaos lumayan banyak dan beragam. Ada segala warna dan jenis. Boleh, Kak. Liat aja dulu, Kak.

Kebanyakan dari kaos-kaos itu gua beli saat lagi traveling. Setiap ada rejeki untuk jalan-jalan, gua selalu menyempatkan diri untuk beli kaos yang unik di destinasi itu. Tapi ga jarang juga, gua hanya nitip ke teman-teman yang kebetulan sedang berwisata atau menetap di sana.

Kalo beli kaos pas traveling, kenyamanan bukan faktor utama bagi gua. Seringnya, gua lebih mementingkan kata-kata atau gambar yang tercetak. Yang penting unik, lucu, atau khas daerah sana.

Nah, berikut ini gua mau share beberapa koleksi kaos yang pernah gua beli atau titip dari sebuah destinasi traveling. Mulai dari yang biasa banget, sampai yang rada geblek. Blog ini bukan fashion blog, jadi tenang aja, gua ga akan memeragakan kaos itu kok. Your eyes can read in peace.

Akan ada 5 kaos yang bakal gua share kali ini. Untuk menelusuri satu per satu, kalian tinggal klik tombol pages di bagian bawah dari postingan ini.

Contohnya, untuk ngeliat kaos pertama, kalian tinggal klik tombol 2 di bawah. Yuk!

Advertisements

Tagged: , , , ,

4 thoughts on “His Closet: Kaos yang Memorable

  1. mitamoet May 18, 2013 at 11:59 Reply

    Kalo inget kaos yg dibeli di Manila, ada satu yg gue kasih temen gue (co), tulisannya “I LOVE MANILA” tapi ya…. entah kenapa cuma font ” I LOVE MAN” yang berwarna merah.. akhirnya temen gue ga mau pake karena takut disamperin ‘co’ lain :P

    • Roy Saputra May 20, 2013 at 07:48 Reply

      HAHAHA. kaos yang menarik buat ngerjain temen cowo tuh :)))

  2. Gerry November 27, 2013 at 14:27 Reply

    Keren keren,
    gw jg suka ngumpulin kaos khas dr daerah yg dituju,
    untuk lokal saat ini gw punya bbrp (palangkaraya, sle dari bengkulu, kadake dari palopo, makassar, papua)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: