Have Fun di Jungleland!

Setiap orang pasti pernah menyimpan benda memorable di dalam lemarinya. Bagi gua, salah satu benda memorable itu adalah robekan tiket. Entah itu potongan tiket nonton konser, pertandingan sepakbola, atau pertunjukan teater. Sama seperti kaos, kadang sepotong tiket punya cerita seru nan menyenangkan yang terkandung di dalamnya. Salah satunya adalah ketika gua dan pacar main-main ke Jungleland, Sabtu kemarin.

Jungleland terletak di kawasan Sentul Nirwana, Bogor. Kalo bawa mobil pribadi, ambil tol Jagorawi, keluar di pintu tol Sentul City, lalu belok kiri, dan ikutin aja petunjuk yang ada. Dari pintu tol, kurang lebih butuh waktu 15 menit untuk mencapai Jungleland. Iya, saudara-saudara, 15 menit saja!

Gimana barusan? Gua udah kedengeran kayak Fenny Rose lagi jualan komplek rumah belom?

Anyway,

Gua, pacar, beserta rombongan lainnya tiba di sana sekitar jam 11 siang. Awalnya, gua mengira akan disambut oleh cuaca panas dan bermandi keringat seharian. Gua sampai bawa handuk kecil buat nyeka keringat selama bermain. Namun ternyata gua salah. Hawanya enak banget! Mungkin karena lokasinya yang dekat sama gunung membuat udaranya sama sekali ga panas dan anginnya pun sejuk. Wuenak tenan!

Begitu sampai Jungleland, kita langsung disambut oleh lahan parkir yang gede banget. Meski udah banyak mobil dan bus yang parkir, masih ada beberapa slot parkir yang kosong. Jadi kalo kalian mau bawa mobil pribadi ke sini, ga akan dibuat pusing masalah parkir.

Yang bikin rada jiper adalah, dari area parkir aja, udah kedengeran teriakan-teriakan dari para pengunjung yang lagi main entah wahana apa. Campuran antara teriakan takut dan kesenengan. Ini terdengar seperti teriakan seorang abege pecinta K-Pop yang lagi nonton Super Junior bareng ular sanca. Seneng sih, tapi takut-takut gimanaaa gitu.

Ditarik teriakan itu dan didorong rasa penasaran yang menjulang, gua pun melangkah masuk ke dalam Jungleland.

Setelah melewati Robot Zoo, kita tiba tepat di tengah area Jungleland. Di sana, ada 3 wahana utama yang sepertinya jadi sumber suara teriakan yang terdengar dari area parkir tadi. Kalo diliat dari pendeknya antrian, sepertinya ini wahana-wahana yang lumayan ekstrim. Sumpah antriannya pendek banget. Ibarat jatuh cinta, ini seperti belom jadian tapi udah move on.

Dengan adrenalin yang makin terpacu, gua langsung menuju wahana ekstrim pertama: Disk’O.

Disk’O berbentuk piringan dengan kursi-kursi yang menghadap keluar. Gerakannya mengayun dengan tingkat kemiringan 45 derajat dari titik awal. Jika itu masih dirasa kurang ekstrim, tambahkan gerakan memutar dengan kecepatan yang bisa bikin Luna Maya terlihat tidak High Definition setelahnya. Kenceng, Bro!

Setiap kali piringannya naik, kita seperti roket yang lepas landas dan bisa melihat langit dengan jelas dalam sepersekian detik. Namun setiap turun, kantung kemih kayak ditoyor-toyor, Bro. Bikin pengen pipis!

Disk'O

Disk’O. Ajeb-ajeb banget!

Setelah naik Disk’O, kita memutuskan untuk mengistirahatkan jantung dan naik wahana yang lebih kalem. Tujuan kita berikutnya adalah Mobil Jeger-Jeger atau yang biasa dikenal dengan nama Bom-Bom Car.

Karena mobilnya masih baru, mobil di wahana ini prima banget. Kendali dan tenaganya masih bekerja dengan sangat baik. Dengan tenaga yang masih oke, kita jadi bisa nabrak dengan kekuatan penuh. Dan dengan kendali yang optimal, kita bisa menghindar tabrakan dengan kekuatan penuh tadi. Seru!

mobil jeger-jeger

Mobil ini bukan pemberian Ahmad Fathanah

Selain wahana-wahana yang seru, di Jungleland juga ada atraksi hiburan, seperti tarian dan pawai maskot. Ada 6 satwa langka Indonesia yang ditampuk sebagai maskot Jungleland. Nama-namanya pun dibuat sedemikian rupa sehingga saat disusun akan membentuk kalimat: Jungleland (Janggy Lenny) Sentul (Seno Tutu) Nirwana (Iwan Nana). Kreatif juga ya.

Setelah asik ngeliatin para talent dan maskot berpawai dan joget-joget, saatnya untuk menguji nyali di wahana ekstrim berikutnya: Hihibeuran.

Hihibeuran berbentuk enam pesawat yang terhubung dengan tuas baja. Gerakannya seperti pesawat tempur yang sedang menghindari tembakan rudal Irak. Berputar-putar dan mengayun sampai 360 derajat. Iya, kalian ga salah baca kok. 360 derajat!

Kalo dirasa kurang ekstrim, coba tambahkan ini: kapalnya kadang diam menggantung di puncak dengan kepala menghadap tanah, lalu membalikkan arah putaran dengan tiba-tiba. Serasa di-PHP-in. Lagi asik-asik muter ke kanan, tau-tau berhenti, dan jadi muter-muter ke kiri.

Bikin pusing sih, tapi jadi nagih! Pengen main lagi!

hihibeuran

I believe I can fly!

Kalo kalian cuma jalan berdua dan bingung ketika mau foto di wahana ini, minta tolong mas penjaganya aja. Selain pasti aman, sudut ngambil gambarnya pun oke karena jaraknya yang dekat. Nih liat foto hasil jepretan mas yang jagain wahana saat gua dan pacar lagi ngambang di udara.

terbang

Terbang!

Selesai dengan Hihibeuran, pacar mengajak gua untuk main wahana yang lain. Wahana yang menurut gua paling ekstrim. Wahana paling mengerikan. Wahana yang ga bakal gua masukin. Nama wahana itu: Rumah Jelangkung. Mending gua main ke rumah tetangga daripada rumah jelangkung. Hih!

Saat lagi bingung mau main apalagi, mata gua melihat ke langit dan menemukan ini. Sebuah piringan yang berbentuk mirip pesawat luar angkasa.

apaan tuh

Apaan tuh?

Ternyata itu adalah wahana Petir!

Bentuknya bulat seperti piringan dengan kursi yang melingkar tanpa alas, membuat kaki-kaki pengunjung akan menggantung di udara. Kursi-kursi lalu akan berputar searah jarum jam dengan kecepatan yang mampu membuat gua berkata, “Ga mau naik ini ah. Ngeri!”

Ga cuma muter, tuas utama pada Petir membuat kursi-kursi tanpa alas kaki itu mengayun lebih dari 180 derajat! Membuat yang naik merasakan sensasi terlempar ke udara.

Antrian pendek pada permainan yang berdurasi 3 menit ini menunjukkan betapa enggannya para pengunjung untuk mengetes adrenalin mereka di wahana ini. Tapi tetap saja, itu ga mengurungkan niat pacar untuk naik. Gua? Umur ga bisa bohong, sob. Ngeri!

Liat aja foto-foto ini nih. Ekstrim bener!

MAMAKdancing foot in the sky

petir

MAMAAAK!

Ga cuma wahana yang memacu adrenalin, Jungleland juga menyediakan kawasan mainan khusus untuk anak-anak. Bentuknya mirip wahana ekstrim, namun dengan ukuran dan skala kengerian yang jauh lebih kecil. Jadi aman buat anak kecil.

Selain wahana dan atraksi dari para talent, nilai plus Jungleland adalah banyaknya spot untuk foto. Buat yang narsis kronis dan pede akut, bisa berfoto di titik-titik yang emang disediakan buat foto ataupun di sudut-sudut lain dari Jungleland.

Overall, Jungleland cocok untuk dijadikan tempat wisata remaja atau keluarga muda. Saat anak-anak bermain di kawasan khusus mereka, orang tuanya bisa menguji keberanian di wahana yang memacu adrenalin. Kalo ingin bermain bersama-sama, bisa nyoba wahana yang santai dan pas buat semua kayak Kebut-Kebutan.

Bagi yang jomblo nestapa, jangan khawatir. Kalo mau main ke sini sendirian dan bingung mau nitip tas ke siapa, Jungleland menyediakan loker di pintu masuk dan rak penitipan tas di setiap wahananya. Bingung mau difotoin siapa? Mas-mas penjaga siap membantu!

Sayangnya, kita main di sini saat Jungleland belum beroperasi secara menyeluruh. Baru ada sekitar belasan wahana & atraksi dari rencana 41 wahana & atraksi. Kata petugasnya sih, semua wahana Jungleland baru akan selesai di bulan Oktober tahun ini. Kalo udah lengkap, kayaknya Jungleland akan jadi taman bermain yang gede banget, bertema, dan cocok buat bersenang-senang di akhir pekan.

Ah, jadi ga sabar mau have fun di Jungleland lagi pas semuanya buka. Yuk!

Advertisements

Tagged: , , , ,

15 thoughts on “Have Fun di Jungleland!

  1. cupah May 28, 2013 at 11:33 Reply

    Ternyata, si pacar lebih berani dibanding Kak Roy. Sekian. Hahaha

  2. DebbZie May 28, 2013 at 11:53 Reply

    wah, amusement park baru ya ? Belum pernah denger soalnya :p
    Aku bukan penggemar wahana extreem sih, paling banter sukanya main mobil jeger jeger, hihihi.

    • Roy Saputra May 28, 2013 at 12:10 Reply

      hahaha. gua kalo ada rejeki malah pengen nyobain amusement park di seluruh dunia, Deb :D

  3. omnduut May 28, 2013 at 17:06 Reply

    Sayang sobekan tiket tintanya suka luntur :p

    • Roy Saputra May 29, 2013 at 08:25 Reply

      iya tuh. kadang lunturannya malah ‘menular’ ke tiket lain ya, om.

  4. Metha May 28, 2013 at 20:37 Reply

    Aje gilee, sereeem bangeet, liatnya aja udah serem, om roy!

  5. Novie May 29, 2013 at 07:46 Reply

    wah… the new Dufan.. boleh dicoba nih. Tapi pas bulan Oktober aja. Jadi bisa puas seseruannya. Btw, masa kalah sama pacar tersayang sih? Cupu ah :D

    • Roy Saputra May 29, 2013 at 08:26 Reply

      umur ga bisa bohong, adrenalinnya ga sekenceng masih muda dulu :)))

      yuk, oktober!

  6. mona May 29, 2013 at 15:00 Reply

    Tiketnya berapaan bang? Denger2 beti ya sm dufan?

  7. Hilda Ananta February 18, 2014 at 06:38 Reply

    Reblogged this on Astratto.

  8. NebulaZia November 21, 2014 at 17:11 Reply

    Om Roy yakin Jungleland sejuk? :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: