Nama Tiga Huruf

Ga banyak yang tau, kalo gua terlahir hanya dengan nama Roy.

Iya, cuma kata ‘Roy’. Tiga huruf aja. R, O, dan Y. Hanya ‘Roy’, tanpa embel-embel ‘Saputra’ yang tertera di akta kelahiran. Kalo gua main game dingdong dan berhasil memecahkan top skor, saat orang bernama Tito bingung mau nyingkat namanya jadi TIT atau TTO, maka gua hanya perlu menuliskan nama gua secara utuh. ROY.

Keuntungan bernama pendek bukan hanya saat jadi top skor main dingdong. Waktu ngarsir nama di kolom SPMB pun, pendeknya nama gua membawa keuntungan. Gua udah mengerjakan soal nomor 5 saat orang bernama Jalesveva Jayamahe masih sibuk mengarsir buletan nama.

Bukan sok sok Nicholas atau Surya, tapi karena nama belakang bokap itu Saputra, maka gua pun menambahkan nama Saputra di belakang nama yang super pendek ini. Tujuannya ya biar ga bingung dan membedakan gua dari Roy-Roy yang lain.

Semua kejadian akibat nama super pendek ini berawal di hari gua lahir. Saat itu, gua sempat berganti nama sampai 2 kali!

Saat gua lahir, awalnya bokap nyokap memberi gua nama Bobby.

Entah kenapa, setiap kali denger nama ‘Bobby’, yang terbayang di kepala gua adalah orang berkulit hitam, kepala plontos, jenggotan, dan bicara dengan dialek dari Indonesia Timur. Sedangkan gua adalah orang dengan ras Cina, bermata sipit, dan berkulit putih kuning. Agak janggal kalo tiba-tiba gua diberi nama Bobby dan ngomong, “E do do e, beta tak suka punya nama begini.”

Untung aja, nenek gua datang sebagai penyelamat. Dia berkomentar, dalam bahasa Cina, nama yang berawalan Bo itu artinya ga bagus. Bokek artinya ga punya uang. Boceng artinya ga tau terima kasih. Kata-kata yang berawal Bo, selalu berarti ga bagus. Nenek gua menganjurkan untuk mengganti nama gua. Sebagai anak yang berbakti, orang tua gua pun menuruti. Maka nama Bobby pun gugur.

Masih di hari lahirnya gua, bokap dan nyokap kembali berembug untuk menentukan nama bagi anaknya yang baru lahir ini. Atas nama kemudahan dan kecepatan, maka bokap nyokap hanya menghapus sedikit garis di bagian bawa huruf B pada Bobby, menjadikan gua bernama sebagai Robby.

Dan entah kenapa, nama ‘Robby’ pun terdengar kurang cocok buat gua. Yang di bayangan gua, nama Robby ini bertato, anak geng motor yang tiap malem minggu suka nongkrong di Seven Eleven minum bir. Yang mirip antara bayangan gua akan nama Robby dan diri gua hanyalah kami berdua sama-sama suka nongkrong di Seven Eleven. Tapi Robby ngebir, gua nge-Slurpy.

Kali ini bokap dan nyokap sepertinya udah sreg dengan nama Robby. Mereka pun ke kantor catatan sipil untuk membuat akta. Namun lagi-lagi, nenek gua datang sebagai penyelamat.

“What is it? It’s a bird! It’s a plane! No, it’s my grandma di catatan sipil!”

Nenek gua bilang, memberi anak dengan suku kata terakhir Bi akan membuat bingung karena nama panggilan bokap gua juga berakhir dengan suku kata Bi. Beliau khawatir, kalo ada yang manggil ‘Bi!’, maka gua dan bokap akan sama-sama nengok.

Berdasarkan petuah nenek tadi akhirnya nama Robby pun ga jadi dipake. Padahal nama Robby udah tertulis di atas akta. Bokap gua sampe beli tip ex buat ngapus nama Robby dari akta. Di tengah kebingungan dan tuntutan waktu dari petugas catatan sipil dan rumah sakit, akhirnya dipilihlah sebuah nama baru yang diyakini ga akan ditentang lagi oleh nenek gua. Roy.

Karena diburu waktu, hanya nama Roy yang tertera di akta. Nama belakang ga dicantumkan dengan alasan paling hakiki umat manusia ketika melakukan kesalahan. Lupa.

Pemilihan nama ‘Roy’ sebenernya juga asal ketemu. Kalo ditanya ke bokap dan nyokap kenapa akhirnya nama Roy yang dipilih, mereka akan lihat-lihatan, lalu dengan bijaksananya menjawab, “Dulu kenapa ya pilih nama itu? Hmmm. Lupa juga. Hahaha.”

Tapi kalo dikulik-kulik lagi, inspirasi nama Roy datang sesederhana ini: karena jaman itu, Roy Marten lagi ngetop-ngetopnya. Gua hanya bisa mengelus dada dan bersyukur karena aktor idola bokap nyokap bukanlah Darto Helm.

Namun setiap nama tetaplah sebuah doa.

Mungkin harapan bokap nyokap ngasih gua nama Roy agar anaknya jadi ngetop, atau minimal bisa seganteng papanya Gading itu. Tapi yang jelas, harapan mereka ditularkan lewat apa yang mereka tanamkan setiap harinya. Mereka selalu mengajarkan anaknya ini untuk hidup sederhana. Tanpa embel-embel ambisi yang membebani di belakang, tanpa filosofi-filosofi berat yang malah bisa menjerat langkah, dan tanpa impian muluk akan masa depan yang bisa membius masa kini.

Mereka bukan hanya mengajar, tapi juga menjadi teladan. Mengedukasi kerajinan dan sikap pantang mengeluh, tanpa sekalipun coba menggurui. Hanya lewat perjuangan sehari-hari, lewat canda dan tawa yang dibagi, dan lewat rasa syukur yang dipanjatkan di sela obrolan tiap malam.

Mereka hanya ingin anaknya bisa hidup dengan sederhana. Sesederhana 3 huruf yang berjejer dan membentuk satu nama.

Roy.

Anyway,

Cerita bingung memberi nama itu terjadi tepat 28 tahun yang lalu. Dan untuk merayakannya, gua ingin berterima kasih kepada Tuhan atas segala kesempatan yang telah diberikan, untuk keluarga, pacar, serta orang-orang baik yang ditempatkan di sekitar, dan atas kesehatan yang masih dipercayakan. Serta untuk nenek gua yang telah berhasil membuat gua untuk ga bernama Bobby ataupun Robby.

I think Roy fits me well.

Harapan gua atas berulangnya cerita kebingungan pemberian nama ini masih ga berubah dari beberapa tahun yang lalu.

birthday-candles

Punya imajinasi seperti anak 10 tahun
Keberanian seperti pemuda 20 tahun
Kedewasaan seperti pria 30 tahun

Amin.

So, happy birthday to me.

Advertisements

Tagged: , , , ,

18 thoughts on “Nama Tiga Huruf

  1. Putra Zaman September 14, 2013 at 11:27 Reply

    selamat kak roy, anda ulang tahun! :D
    semoga semakin menginspirasi!

    • Roy Saputra September 16, 2013 at 08:54 Reply

      thank you, Putra! semoga kita semua bisa saling menginspirasi! :D

  2. vachzar September 14, 2013 at 19:00 Reply

    Met ultah bang Roy. traktiran buku lontang lantung boleh neh :D

    • Roy Saputra September 16, 2013 at 08:42 Reply

      1-800-YOU-WISH! hahaha. makasih ya! :D

  3. dodo September 14, 2013 at 20:28 Reply

    ooo…. selamat ulang tahun..
    btw gw punya temen bernama Robby dan Bobby… Dua2nya China…
    hehehe….

    • Roy Saputra September 16, 2013 at 08:42 Reply

      hahaha. salam buat Bobby dan Robby-nya.

      thank you, om Dodo!

  4. mitamoet September 14, 2013 at 21:56 Reply

    Happy bday!!!! Keep on traveling and re-telling the story! :D

  5. Lynn September 14, 2013 at 23:46 Reply

    eh, serius nama belakang gak dicantumin dengan alasan lupa?
    soalnya I have many chinese friends (well, including myself) yang di akta kelahirannya juga cuma ada satu kata nama mereka, tanpa nama belakang. jadi mikirnya ada alasan-alasan tertentu, yang gue juga gak tau pasti apa. ;)

    selamat ulang tahun! :D

    • Roy Saputra September 16, 2013 at 08:41 Reply

      ho oh, pengakuan bokap nyokap sih begitu.

      thank you, Lynn! :D

  6. Dini Nuraini September 15, 2013 at 14:06 Reply

    Sumpah ngakak ya bang :) tapi kalo nama lo dulu bukan roy pasti gaada postingan ini. but sukses terus ya bang, god always bless us!

    • Roy Saputra September 16, 2013 at 08:40 Reply

      hahaha, bener! terima kasih, Dini! :D

  7. matrislonda September 16, 2013 at 08:17 Reply

    Waah.. Selamat Ulang Tahun Bang ROY…

    eh, btw perasaan e dodo e itu logat Manado. :) Orang Manado putih2 lho..

    • Roy Saputra September 16, 2013 at 13:46 Reply

      makasi ya!

      eh iya ya? bukannya nyong Ambon yang suka e do do e? :O

  8. presyl September 16, 2013 at 08:54 Reply

    selamat ulang tahun bang roy! aseeekk manggilnya pake bang. haha
    tp kalo manggil bang bobby atau bang robby juga ga pantes ya.
    sukses terus ya roy, semoga berlanjut suksesnya menjadi suami dan ayah secepatnya. huehuehe

  9. Kukuh Kurniawan September 20, 2013 at 20:26 Reply

    selamat ulang tahun bang roy.. unik juga sejarah nama yang singkat dan penuh makna ini.. hehehe

    oia, salam kenal ya bang roy hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: