Review: Student Guidebook for Dummies

Apa jadinya jika seorang pelajar punya buku panduan untuk melewati kerasnya kehidupan sekolah?

Ga usah berandai-andai lagi karena sekarang ada buku yang bisa dijadikan pegangan pelajar ngaco se-Indonesia. Namanya Student Guidebook for Dummies (SGFD) karangan Kevin Anggara.

Gua tau SGFD dari akun Twitter penerbit yang gencar menginformasikan buku ini di awal rilisnya. Dengan warna dan design cover yang sangat eye-catching, buku ini berhasil membuat gua memutuskan untuk membelinya jika sedang gaul ke toko buku.

Setelah selesai membaca, gua bisa menyimpulkan isi buku ini dengan satu kata: menghibur.

SGFD

Dengan apik, Kevin membagikan pandangannya tentang bagaimana kehidupan dan prilaku seorang pelajar di sekolah. Opininya dijabarkan secara runut, mulai dari masa ospek sampai ujian akhir nasional. Dan sesuai dengan judul bukunya, argumen Kevin ini dikemas ke dalam format panduan yang menarik. Contohnya pendapat Kevin tentang masa ospek dibuatnya menjadi lima tahapan yang harus dilakukan agar bisa siap mental di sekolah baru. Panduannya ga cuma praktis dan bermanfaat, tapi tip dari Kevin juga bisa mengocok perut di beberapa kesempatan.

Selain panduan dan tips & tricks a la Kevin, di SGFD ini, Kevin juga menyelipkan pengalaman pribadinya di beberapa bab. Salah satunya adalah cerita dia saat mengalami kecelakaan di pelajaran olahraga. Deskripsinya yang padat mampu membuat gua membayangkan seperti apa kejadiannya. Dan itu cukup untuk menggelitik perut gua.

Gaya bahasanya yang santai dan ceplas-ceplos membuat kita seolah sedang duduk bersebelahan dengan Kevin dan ia menumpahkan isi kepalanya dengan semangat dan keceriaan khas anak muda. Membuat kita yang baca juga ikut merasakan keseruan dan letupan emosi yang sama dengan si penulis.

Yang paling menghibur dari SFGD adalah ilustrasi yang nyaris ada di setiap halaman. Goresan-goresan dari ilustrator Kisy Kumala Sari membuat setiap tips dari Kevin menjadi lebih mudah untuk dibayangkan dan sangat comical. Gurat-gurat ekspresi setiap tokoh dalam cerita dapat tertangkap dengan jelas dan mendukung kelucuan cerita tersebut. Kevin berhutang budi kepada Kisy karena telah membuat bukunya menjadi fun dan memorable.

Variasi format dan cara bercerita Kevin pada buku ini juga menjadi highlight tersendiri. Ada yang berbentuk paragraf panjang, namun ga jarang juga ada yang hanya berupa ilustrasi dengan penjelasan-penjelasan singkat. Salah satu bab favorit gua adalah Bukan Peribahasa yang menggabungkan peribahasa umum dengan situasi di sekolah. Peribahasa ngaco semacam “bagai menghafalkan rumus fisika” atau “besar absen daripada nilai”, mampu membuat gua tersenyum dan terkekeh-kekeh.

Bab terfavorit gua sendiri adalah Tipe-Tipe Guru dan Cara Mengatasinya. Dengan cermat dan jenaka, Kevin mendeskripsikan ciri-ciri dari setiap jenis guru dan gimana cara mengatasinya. Bab ini berhasil membawa gua terbang ke momen di mana gua masih lugu dan berseragam SMA. Detail tentang bagaimana reaksi dan sikap siswa terhadap satu jenis guru mengingatkan gua akan masa-masa yang sama saat SMA. Dan saat gua membalik halaman 162 dan menemukan kata ‘hampir punah’ untuk guru baik, sontak gua ngakak sambil berkata dalam hati, “Ini bener banget nih!”

Dari segi teknis menulis, terlihat masih ada banyak ruang untuk perbaikan, meski juga tampak bakat yang sangat besar pada diri Kevin. Minimnya dinamika kalimat menjadi titik terpenting untuk diperbaiki. Di beberapa kesempatan, terbaca paragraf yang dibuat dengan pikiran, “Anjir, deadline udah mepet! Udah tulis dulu deh!”, sementara ada beberapa bab yang terlihat sangat rapih dan matang. Gua percaya di karya berikutnya, Kevin bisa mengatasi masalah ini dan menulis dengan konsistensi yang lebih baik.

Bakat menulis komedi adalah modal baik yang harus Kevin pegang dan asah terus-menerus. Pengamatan Kevin terhadap hal-hal kecil dan kemampuannya untuk mengolah hasil pengamatan tersebut menjadi materi penulisan komedi, sangat layak untuk diacungi jempol. Patut ditunggu perkembangan gaya menulis Kevin ke depannya.

Yang sangat disayangkan dari buku ini adalah adanya beberapa bab yang membawa pesan kurang baik, seperti bagaimana mencontek dan berbohong agar bisa ga masuk sekolah. Entah diniatkan atau kelolosan proses editing, tapi hal-hal negatif sebaiknya jangan dijadikan materi yang ditonjolkan. Meski semuanya dibungkus secara jenaka, namun cara yang disampaikan Kevin ada benarnya dan bisa dipraktekkan. Memang beberapa di antaranya seperti udah jadi rahasia umum, tapi dengan menampilkannya pada sebuah buku yang diperdagangkan secara bebas, akan seperti legitimasi bahwa melakukan ini memang benar dan keren.

Karena menurut gua, menulis bukan hanya soal pencapaian, tapi juga tentang tanggung jawab kepada pembaca.

Namun secara keseluruhan, SGFD adalah buku yang menghibur. Sebuah buku yang patut diapresiasi, mengingat buku ini lahir dari seorang penulis yang baru berusia 16 tahun. Di umur yang sama, gua hanya bisa nelpon gebetan sambil nanya, “Kalo gua nelpon gini ada yang marah ga sih?”. Di usia yang sama, gua hanya sibuk main bola, tanpa pernah terbesit untuk bisa berkarya seperti Kevin. Lewat buku ini, Kevin telah menjadi teladan dan inspirasi untuk remaja seusianya.

Sebagai penutup, gua ingin menganjurkan kepada teman pembaca yang masih menyandang status pelajar untuk membeli dan membaca SGFD. Melontang-lantunglah bersama panduan a la Kevin, hiraukan nilai-nilai yang kalian anggap kurang cocok, dan tertawalah di setiap lelucon absurd nan ngaco yang tertulis.

Because, hey, dummies need guidebook too.

Advertisements

Tagged: , , , ,

4 thoughts on “Review: Student Guidebook for Dummies

  1. Kevin Anggara October 16, 2013 at 22:16 Reply

    Wah, makasih bang Roy atas reviewnya! Bagus banget, dan makasih juga atas saran dan kritiknya. :D

  2. Kisy Kumala Sari October 19, 2013 at 19:42 Reply

    Terharu banget atas reviewnya, ini adalah project illustrasi buku pertama saya. Thank you bang Roy, saya jadi semangat hehe :D

    • Roy Saputra October 21, 2013 at 08:17 Reply

      sama-sama, Kisy! sukses terus ya! :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: