#JalanJapan: 3 Cara Traveling Hemat ke Jepang

Awal November kemarin, gua, Tirta, dan Siti melakukan #JalanJapan selama 7 hari. Total pengeluaran gua selama di sana sekitar 4.1 juta atau kurang lebih 600 ribu per harinya. Ini udah termasuk makan, jajan, penginapan, dan beberapa transportasi (di luar oleh-oleh).

Menurut gua, jumlah di atas tadi masih under budget. Karena dari yang gua pernah denger dan baca, biaya hidup di Jepang bisa mencapai 1 juta per harinya. Tapi total biaya hidup selama
7 hari gua kemarin itu hanya setengahnya lebih dikit. Empat jutaan. Nominalnya mirip dengan 7 kali malam mingguan anak Jakarta. Jadi, sepulang dari sana, skip aja 7 kali malam minggu biar bisa balik modal. Untuk para jomblo, tentu hal ini bukanlah suatu masalah. Laptop dan lotion cukup untuk mengisi sepinya malam. Namun untuk yang pacaran, tinggal mengganti nongkrong di mall dengan duduk-duduk manis di sofa ruang tamu sambil nyemil chiki bareng pacar. Meski menggunakan laptop dan lotion juga bukan suatu pantangan.

Nah, di postingan kali ini gua mau ngasih kiat-kiat gimana berhemat selama traveling di Jepang. Tiga kiat di bawah ini udah gua coba sendiri selama di sana. Maklum, namanya juga pelancong kere.

Semoga tips-tips ini bisa bermanfaat buat kalian yang lagi bersiap traveling ke negara Sakura ini. Dan seperti yang biasa gua tulis tiap bikin postingan model begini, anggap aja kiat-kiat di bawah ini sebagai sumbangsih gua buat bangsa dan negara.

Auwo.

1. Bento, Bento, Bento! Asik!

Siapa yang membaca kalimat di atas dengan nada lagu Iwan Fals? Anyone? Anyone? No?

So, anywaaay, kata temen gua yang pernah ke sana, biaya sekali makan (plus minum) selama di Jepang itu sebesar 1,000 yen, atau sekitar 100 ribu rupiah. Jumlah yang sama akhirnya gua tulis di budget plan dan itinerary. Namun kenyataannya berkata lain. Gua bisa menghemat 50% lebih dari budget makan.

Semua berkat frozen bento!

Frozen bento adalah nasi kotak yang disajikan lengkap dengan lauk dan sayur. Biasanya, bento-bento dingin kayak gini bisa kita temuin di minimarket-minimarket kesayangan kita semua: Lawson, Seven Eleven, atau Family Mart. Tapi abis beli bento, jangan jongkok depan Lawson sambil berdebat apa warna langit. Di sana, Lawson dan teman-temannya itu minimarket, bukan tempat nongkrong.

Karena ini frozen (sebenernya ga beku kok, cuma dingin aja), jangan lupa untuk minta diangetin dulu. Bilangnya gimana? Gampang! Petugas minimarket di sana memang ga lazim berbahasa Inggris, jadi langsung tunjuk-tunjuk aja microwave yang biasanya ga jauh dari mesin kasir.

Harga frozen bento di 3 minimarket ini berkisar di antara 350-500 yen, atau sekitar 35-50 ribu. Apa? Masih kurang murah?

Kalo budget sekali makan lu cuma di angka 300 yen, belilah frozen bento di tempat-tempat berikut: Daily-in atau Heart-in. Dua nama tadi bukan minimarket, tapi kios-kios yang tersebar hampir di seluruh stasiun besar di kota-kota utama Jepang. Dengan menu dan rasa yang hampir mirip, kita bisa dapet frozen bento dengan harga 250-300 yen doang!

Bener kata Iwan Fals. Ternyata bento itu… asik!

2. Ojek Gendong JR

Kereta adalah sarana transportasi nomor wahid di Jepang. Titik-titik penting, baik itu distrik perkantoran atau objek wisata, biasanya bisa dijangkau oleh sarana transportasi tersebut. Serunya lagi, kereta di Jepang ga hanya menghubungkan titik-titik dalam kota, tapi juga antar kota. Dan pasti lu pernah denger dong jenis kereta super cepat khas Jepang? Iya, Shinkansen!

Nah, kalo lu mau melakukan perjalanan lintas kota dan mau nyobain naik Shinkansen, gua saranin lu beli JR Pass biar hemat.

JR Pass adalah kartu yang memungkinkan lu untuk naik segala moda transportasi di bawah bendera JR secara cuma-cuma. Baik itu kereta atau bus, selama di bawah naungan JR, bisa lu tumpangin tanpa bayar. Kalo aja ada ojek gendong dengan logo JR, itu pun juga gratis. Dengan kartu JR Pass ini, lu bisa lalu lalang, mondar-mandir, berkali-kali dengan bebas, tanpa takut kena charge tambahan.

Di Indonesia, JR Pass hanya bisa dibeli di Bali dan Jakarta. Detail gerai-gerainya ada di sini. Untuk yang di Jakarta, gua saranin beli di Jalan Tour. Karena meski menjual juga, Japan Airlines hanya menyediakan JR Pass bagi penumpangnya. Dan menurut seorang teman, jika beli di H.I.S Tour, ada biaya tambahan sebesar 10%.

JR Pass hanya bisa dibeli oleh turis dengan visa yang telah disetujui. Harga JR Pass sebesar 28,300 yen atau sekitar 3.2 juta rupiah untuk masa aktif 7 hari. Untuk harga paket lainnya bisa dicek di sini. Sebaiknya pas ke gerai pembelian JR, lu bawa uangnya udah dalam yen, dan kalo memungkinkan, uang pas. Karena jika lebih, mereka akan kasih kembalian dalam rupiah dan rate di gerai pembelian JR Pass itu kurang sehat bagi kantong para pelancong kere.

Atau kalo mau lebih nyaman lagi, bisa beli online di japan-rail-pass.com. Nanti bukti pembelian JR Pass-nya bakal dikirim ke rumah. Pembayarannya pun bisa via kartu kredit. Nyaman dan mudah banget. Semua bisa dilakukan tanpa perlu beranjak dari kursi.

Menurut gua, pake JR Pass itu menguntungkan. Shinkansen dari Tokyo ke Hiroshima aja udah 11,340 yen sekali jalan. Bolak-balik udah 22,680 yen. Sisa 6,000-an yen lagi yang bisa dipake untuk keliling-keliling di setiap kota, yang gua yakin pasti bakal lebih. Belom lagi kalo tiba-tiba lu pengen re-route kayak waktu gua yang lagi di Kyoto, tiba-tiba berkunjung ke Nara. Ga usah pusing ada biaya tambahan di transportasi, karena semuanya bisa gratis pake JR Pass.

JR map

3. Haneda Inn & Resorts

Kalo kepepet banget, tips terakhir ini patut dicoba: menginaplah di bandara!

Dua malam pertama di Jepang gua habiskan dengan tidur di Haneda Inn & Resorts, alias bandara Tokyo. Di sana ada banyak kursi panjang yang bisa dipake untuk rebahan sampe ketiduran. Banyaknya tuh banyak banget. Bandara ini terdiri dari 3 lantai dan di setiap lantainya ada belasan bahkan puluhan kursi panjang. Satpamnya juga ga bakal negur atau ngusir, karena sepertinya tidur di Haneda itu udah lumrah banget. Terbukti banyak turis yang memutuskan untuk bermalam di Haneda Inn & Resorts. Termasuk kami bertiga.

Lu ga bisa kalo ga mandi? Tenang! Di Haneda Inn & Resorts ada kamar mandi… tapi bayar. 1,000 yen untuk bebersih selama 30 menit.

Kalo kalian memutuskan untuk kembali nginep di Haneda Inn & Resorts di malam berikutnya, simpen aja tas dan bawaan di loker. Di lantai paling atas, ada loker yang memang disewakan untuk umum. Harganya bervariasi tergantung ukuran. Biasanya sekitar 300-800 yen. Jadi kalian ga perlu berat-berat bawa barang sepanjang hari dan ga perlu khawatir barangnya hilang ditinggal di bandara.

Jadi, total pengeluaran untuk mandi dan loker di bandara maksimal sebesar 1,800 yen. Ini lebih murah dibanding pengeluaran untuk menginap di dorm atau hostel yang bisa mencapai 2,500-3,500 yen per malamnya.

Gimana, mau nyobain Haneda Inn & Resorts?

Nah, itu tadi 3 kiat-kiat praktis untuk traveling hemat di Jepang. Mulai dari makan, transportasi, dan akomodasi, ada di postingan kali ini. Semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang kepengen banget buat ke Jepang tapi ragu karena biaya. Percayalah, Jepang sangat layak untuk setiap rupiah yang lu habiskan.

Kalo ada yang pernah ke Jepang dan punya tips berhemat juga, share di kolom comment ya :D

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

68 thoughts on “#JalanJapan: 3 Cara Traveling Hemat ke Jepang

  1. maembie December 10, 2013 at 11:28 Reply

    Tipsnya masuk akal..

  2. Kevin Anggara December 10, 2013 at 11:47 Reply

    Tiap hari kalo makan Bento bosen juga.. :|

    • Roy Saputra December 10, 2013 at 12:01 Reply

      kalo emang mau ngirit banget, bento terus. ada banyak rasa kok! X))

  3. Raka December 10, 2013 at 13:26 Reply

    Woww… thanks for the tips, Roy!
    Klo ke Korsel kapan? : )

    • Roy Saputra December 10, 2013 at 13:29 Reply

      belum ada rencana dan niat ke sana nih, Rak :D

  4. dodo December 10, 2013 at 13:33 Reply

    Lom pernah melancong k sana, jd ga punya tips….
    Tp keren banget infonya.. Pasti gw manfaatin kapan2… Hehehe

    • Roy Saputra December 10, 2013 at 13:39 Reply

      kalo mencari perbedaan budaya ketika traveling, Jepang ini cocok banget :D

  5. Zulfa December 10, 2013 at 17:03 Reply

    Sedang mengumpulkan uang buat ke sana nih, do’ain kak. Biar nanti tipsnya dipraktekin :D

  6. Deti Mashitah December 10, 2013 at 17:49 Reply

    Waktu ke Jepang bulan Juni kemarin, gw and temen bawa energen sachet & mie gelas 2 pack (1 pack isi 6 bungkus kalo gak salah) buat sarapan selama di Jepang. Trus biar hemat kita juga makannya sepiring bedua :D

    • maembie December 11, 2013 at 01:49 Reply

      Ini lebih keren.

    • Roy Saputra December 11, 2013 at 17:18 Reply

      kayak lagu dangdut, sepiring berdua XD

  7. fruitmapple December 10, 2013 at 18:48 Reply

    Haneda Inn & Resorts ini patut dicoba :D

  8. zoice jahara December 11, 2013 at 10:43 Reply

    terima kasih infinya mas… semoga mimpi jlan jalan ke jpn bisa cepat terealisasikan aminn..

  9. dian saraswati December 11, 2013 at 16:58 Reply

    sayangnya bento2 itu hampir semua ga halal bang roy .. waktu kmrin d jepang sempat tny orang lokal ktny “oh yg ini bisa…” lalu kmudian tanya kasir lagi dan dia menunjukkan kanji yg menyatakan mengandung babi ..
    lalu mungkin untuk makan murah bisa di yoshinoya (beef bowl) sekitar 250 yen sdh dapat minum.. dan juga di sana ada seafood sebagai alternatif pilihan..

    mengenai transportasi kemarin saya dan teman batal memilih JR Pass tapi menggunakan Willer Bus untuk travel ke satu kota dan lainnya.. kami ambil untuk 3 hari pas seharga 10.000 yen.. bus nya bagus dan tidak pegal2 selama dijalan dan tentunya mengirit biaya hotel :D
    Lalu untuk di tiap kota tinggal beli day pass jadi lebih murah.. misal di kyoto kami pakai bus pass 500 yen sehari atau sewa sepeda 1000 yen / hari .. di hiroshima pakai day pass 800 yen sdh termasuk ferry ke miyajima island.. day pass untuk di tokyo lbih beragam lagi :D

    • Roy Saputra December 11, 2013 at 17:16 Reply

      ada yang ayam juga kok. 2 temen yang kemaren bareng ke sana itu muslim dan makan yang itu terus :)))

      iya, Willer bisa jadi alternatif. tapi kalo mau nyobain naik shinkansen, ya mesti beli JR.

      thanks infonya :D

      • dsaraswati December 12, 2013 at 22:55 Reply

        Iya tp ada si butaniku nyahhh… Hihi kami sdh cek kmarin.. Yah gpp buat pengalaman :D
        Shinkansen naik dr umeda osaka ke airport murah :D

        • larrus March 26, 2015 at 15:47 Reply

          Kalo breaknya willer express berapa lama, cukup buat mandi gosok gigi ga?

          • Roy Saputra March 26, 2015 at 16:42 Reply

            kebetulan waktu itu gua ga nyobain naik willer express euy >.<

        • pupitPiet March 30, 2015 at 08:00 Reply

          dsaraswati, boleh nanya, itu shinkansen dr umeda (osaka) ke airport mana ya? trims

  10. Dwi Kresnoadii December 11, 2013 at 19:07 Reply

    Bento itu termasuk junk food ngga sih, Roy?
    Dan, nampaknya tips ke tiga itu yang paling seru. Sama kayak yang pernah gue baca di tulisannya Adis. :D

    • Roy Saputra December 12, 2013 at 17:48 Reply

      Bento junk food ga ya? Ga berani nyimpulin nih gua :))

      Silahkan dicoba.

      • pupit March 30, 2015 at 08:05 Reply

        @Dwi Kresnoadi, @Roy, menurut saya gk masuk kategori junk food ya.. Menunya kan “jepang” banget, kdg ada yg direbus, setidaknya lebih sehat ketimbang junkfood. imho siyy

  11. gina perris December 12, 2013 at 00:40 Reply

    Wah tips no 3 kyny seru bgt tuh!! Sayang pas ksono blm bc tips2 gini hehee. ga berbakat nih jd pelancong hemat =.=. Dulu jg 7 hr di jep tp berhemat nya dg beli tiket plg pegi dr beda kota, nyampe di kyoto dan pulang dr tokyo *dan naik bus malam demi hemat nginep smlm haha.

    • Roy Saputra December 12, 2013 at 17:49 Reply

      Wah iya bus malem juga oke tuh biar hemat dana dan hemat waktu :D

  12. Adiitoo December 12, 2013 at 17:41 Reply

    Kata Redpel gw, seminggu di Jepang kena 4,1 juta itu masih mahal. Soalnya doi kemarin 12 hari di Jepang, habis 5 juta koma sekian gitu.

    Hahahaha.. Ah, asyik sekali.

    • Roy Saputra December 12, 2013 at 17:46 Reply

      Tergantung kotanya juga kali ya. Kemaren kita 7 hari 6 kota jadinya XD

  13. Lynn December 13, 2013 at 23:45 Reply

    1000 yen buat bebersih 30menit bisa buat berapa orang?
    Lumayan juga itu kalo dibagi 3 (–,)

  14. secangkir teh tarik December 14, 2013 at 10:05 Reply

    Ga bisa lebih setuju lagi dgn poin ini :)
    Ke Jepang itu bukan hanya tentang melihat suatu tempat. Lebih seru ngeliatin orang dan budayanya. Seru seru seru…

  15. Novriana December 14, 2013 at 18:04 Reply

    JR Pass udah oke banget ya pastinya buat jalan-jalan di jepun, sayangnya cuman yang punya visa turis yang bisa beli si JR Pass ini, huuu…

    Btw klo kebetulan nginep di dekat supermarket yang rada gedean, biasanya malem menjelang tutup bento2 gitu bakal didiskon sampe setengah harga, lumayan klo berkesempatan berburu si bento murah, mungkin bisa buat sarapan :D
    Sama klo nginep di backpacker hostel (yg biasanya ada fasilitas dapurnya) lumayan bisa beli roti trus di-toaster buat sarapan plus dibawa buat cemilan di jalan :D

    Menu pas jam makan siang juga biasanya lebih murah dibanding makan malam dan ada set plus minum, walopun gak semurah bento juga sih, tapi lumayan klo lagi pengen makan di restoran, hehe..

  16. Novriana December 14, 2013 at 18:06 Reply

    Eh iya jadi pengen nanya, di Haneda berarti bisa nginep beneran ya?
    Ini setelah keluar imigrasi kah?
    Belum pernah pengalaman jadi penasaran :D

    • Roy Saputra December 16, 2013 at 09:27 Reply

      Iya, setelah keluar imigrasi, di kursi-kursi nunggu mau check in atau kursi nunggu di area arrival :D

      • Novriana December 17, 2013 at 14:40 Reply

        Hooo, aman ya berarti gak diusir? Pernah denger dari temen ada bandara di Tokyo yang kalo malem tu ditutup, lupa Narita apa Haneda. Jadi kirain bakal dimarahin gak boleh ngegembel di bandara gitu :D

        • Roy Saputra December 17, 2013 at 15:14 Reply

          melihat banyaknya orang yang begitu, kayaknya sih aman-aman aja ya.

        • pupit March 30, 2015 at 08:09 Reply

          novriana, iya, gk bakal diusir mau numpang tidur di bandara Haneda (ini yg sudah pasti), Jepang lg serius nargetin kunjungan wismannya

  17. Janu December 19, 2013 at 05:05 Reply

    kak Roy, mau Tanya . ada rekomendasi tiker pesawat yg terjangkauuu ga nih?saya rencana di Hokkaido,kalau ngurus visa sama askesnya gimana?oiya tujuan saya di sana untuk konferensi tepatnya,,,,minta email sekalian ya kak :D thanks

    • Roy Saputra December 19, 2013 at 08:50 Reply

      kalo Hokkaido kurang paham juga ya. mungkin bisa ke debbzie.com. dia pernah ke Hokkaido. bisa juga naik plane ke Tokyo lalu naik kereta ke sana. menurut turis UK yang gua temuin di Tokyo, dia naik kereta hampir 24 jam ke Hokkaido.

      email: hubungiroy@gmail.com

  18. Pipit December 22, 2013 at 19:31 Reply

    jurus ngiritnya keren :) Ohya dulu pernah ke sini dg JAL tujuan Tokyo(pp), tp mrk nawarin kl mau ngunjungin kota lain alias domestic flight bs free of charge utk 2 rute! jd mis Jkt-Tokyo, lalu pengen ke Osaka pake tiket Tokyo-Osakanya itu incl! lumayan ngirit banyak.

    Utk Janu yg nanya ke Hokkaido, ngurus visanya ya sama. Mending pake flight dr Narita ke Sapporo (Chitose airport). Coba cek JAL apakah mrk msh punya program “Yokoso Japan” (free utk domestic flight)..

    • Roy Saputra December 23, 2013 at 11:32 Reply

      wah, info yang keren banget nih! thank you, Pipit! :D

  19. Pipit December 22, 2013 at 19:52 Reply

    @Dsaraswati : setahu saya dr Umeda tidak shinkansen ke Kansai airport. Shinkansen hy stop di Shin-Osaka. Dr Umeda (Osaka) bs dg train tp hrs ke Namba dulu lalu pake Nankai line ke KIX, atau limousine bus dr OCAT (Osaka City Air Terminal) di Namba atau Umeda. cmiiw. thanx Roy :)

  20. chemistryofray December 27, 2013 at 15:35 Reply

    Aduh baca kayak ginian nih yang makin bikin mupeng ke Jepang.
    Tapi emang bener yah untuk beginian Jepang termasuk mahal, soalnya gue ngabisin 6 hari di Korsel itu ngga sampe 10 juta (ini udah sama tiket PP, tiket PP juga dari Seoul – Jeju, cobain sensasi naik KTX, dan untuk subway selalu beli langsung di sana).
    Jadi.. sepertinya harus nabung sama jual diri paket sun-sayang dulu biar bisa berangkat ke Jepang pas summer (–,)9

    4.1 jutaan itu selama di sana kan, exclude JR Pass dan tiket PP Jakarta – Jepang?

    Terima kasih infonya yah :D

    • Roy Saputra December 27, 2013 at 15:43 Reply

      iya, 4.1 itu exclude tiket PP dan JR Pass. Gua total 11 juta lebih, hampir 12 juta :D

  21. tunis January 4, 2014 at 04:46 Reply

    wah, jadi pengen ke jepang ni, yang wajib di coba kayaknya haneda inn :)

    • Roy Saputra January 6, 2014 at 08:27 Reply

      ayo! :D

      • Maya October 3, 2014 at 21:31 Reply

        Itu jr pass belinya 1 tiket utk 1 org ya? Ga bisa di pake bersamaan kayak octopus hongkong?

        • Roy Saputra October 4, 2014 at 07:31 Reply

          kebetulan gua belom pernah pake octopus hongkong jadi ga bisa ngasih perbandingan. untuk JR pass-nya sendiri, iya, 1 tiket untuk 1 orang :D

  22. kujyo3424 January 7, 2015 at 15:33 Reply

    Reblogged this on Rin Kujyo.

  23. Amelia Rahayu March 31, 2015 at 18:16 Reply

    Klo cuma kliling di Tokyo pke Tokyo Metro Subway aja. Hemat bgt unlimited ride. Jlur Metro & Toeie line aja sih, tp dua jlur ni aj udh bsa ke smua wista di Tokyo. 1200 yen utk 2 hr. Hemaaat.

    • Roy Saputra April 1, 2015 at 08:38 Reply

      wah, tips yang menarik nih. thanks ya! :D

  24. riza April 20, 2015 at 14:10 Reply

    gw pernah selama satu minggu gak pernah tidur di hotel barang satu kalipun
    tidurnya di bangku taman kalo gak di emper toko, dan jangan salah, banyak lo orang jepang yang kayak gitu. kebanyakan karna pulangnya udah larut dan besok pagi harus masuk kantor. drpd balik mereka mending nggembel. yaudah deh, sebagai turis duafa gw ikutan, ahahahaha

    • Roy Saputra April 20, 2015 at 15:44 Reply

      (((TURIS DUAFA)))

    • lisna June 19, 2015 at 14:17 Reply

      Keren . pasti hemat bgt .. mau ikut jadi turis duafa :D :D :D

  25. suhandi July 21, 2015 at 12:07 Reply

    kalau travel dg istri dan 3 anak, ada tips?

    kalau sewa 1 kamar boleh isi 5 orang ?
    tks

    • Roy Saputra July 22, 2015 at 09:08 Reply

      bisa sewa yang tidur di ruangan dengan futon (bed khas Jepang). bisa diisi rame-rame kayaknya :D

      • Fike September 24, 2015 at 13:11 Reply

        Setau saya sih di Jepang tarif hotelnya dihitung per kepala, bukan per kamar, cmiiw.
        FYI, saya sekeluarga skrg domisili di Jepang, awal datang karena apato masih seminggu lagi baru bisa ditempati, jadi sempet pindah pindah hotel, mulai dari ryokan (penginapan tradisional), budget hotel. Bener bener menguras kantong.

        • Roy Saputra September 25, 2015 at 08:54 Reply

          iya, kebanyakan dihitung per kepala :D

  26. meska October 8, 2015 at 15:32 Reply

    mas waktu beli JRPass dimana?

  27. rifaetika February 1, 2017 at 04:19 Reply

    Mas bagi itin nya yang ke 6 kota itu dong… keren banget bisa dibawah 5 jutaan… terimakasih banyaaakk 😊😊😊

  28. tiya March 8, 2017 at 20:28 Reply

    malam mau tanya apakah diperbolehkan untuk menginap di bandara narita utk keberangkatan pesawat esok hari ke JKT. makasi :)

    • Roy Saputra March 9, 2017 at 21:50 Reply

      kebetulan saya naik dari Haneda waktu itu. Haneda sih boleh ya menginap di sana, kalau Narita kurang tau, tapi seharusnya sih boleh ya :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: