Ask.Fm Sesa(a)t

Beberapa bulan lalu, gua sempat main ask.fm gara-gara diracunin Tirta dan Vinsen.

Bagi yang belum tau apa itu ask.fm, ijinkan gua untuk menjelaskan sedikit. Ask.fm adalah platform social media yang memungkinkan orang asing untuk mengajukan pertanyaan apapun ke si pemilik akun. Si pemilik akun bisa memilih untuk menjawab atau ga, dan jika jawabannya menarik, bisa di-like oleh orang lain. Mirip-mirip instagram. Tapi jika instagram untuk foto, maka konten ask.fm adalah jawaban atas sebuah pertanyaan.

Nah, melihat fungsinya yang untuk tanya-jawab, awalnya gua ga berniat bikin akun ask.fm. Karena menurut gua, jika ada yang ingin bertanya, mereka dapat menghubungi gua via Twitter. Kenapa harus ada media baru untuk bertanya kalo di Twitter udah bisa?

Tapi kata Tirta dan Vinsen, ask.fm ini beda. Meski argumen mereka terdengar seperti sales panci, tapi gua akhirnya memilih untuk mendengarkan lebih jauh. Katanya, jumlah karakter yang ga terbatas membuat kita bisa mengasah otak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terlihat sederhana. Maka dengan mengucap bismilah, gua pun membuat akun ask.fm.

Pertanyaan yang masuk, baik itu dari bot ataupun dari teman-teman, sangat beraneka ragam. Ada yang nanya hal-hal ringan kayak mie instant, tentang cinta secara umum, pandangan gua terhadap sebuah issue yang lagi hangat, bahkan soal agama. Pertanyaan-pertanyaan random yang malah menantang otak gua untuk menjawabnya dengan gaya sekenanya namun tetap berisi.

Tapi sayangnya, gua hanya main ask.fm untuk sesaat.

Kesibukan kantor dan usaha sampingan membuat gua mulai melupakan ask.fm. Belum lagi blog dan kesehatan yang keprimaannya mesti harus selalu dijaga. Memutar otak demi menjawab pertanyaan orang asing jadi prioritas kesekian belakangan ini.

Karena udah jarang banget main ask.fm, gua jadi iseng mau nge-post beberapa jawaban yang menurut gua rada sesat / nyeleneh / absurd di blog ini. Ibarat band, ini semacam album the best of-nya gitu lah.

Jadi, tanpa panjang lebar lagi, ini dia kompilasi beberapa jawaban akun ask.fm gua.

Friendzone tuh apa sih?

Waktu SD, kita pasti pernah ngalamin ketika teman kita punya mainan baru dan kita pengen banget ikutan main. Lalu dengan songongnya, si temen itu bilang, “Eits, pilih salah satu. Boleh liat, tapi ga boleh pegang! Boleh pegang, tapi ga boleh liat!”

Ketika kita milih boleh liat tapi ga boleh megang, nah itu friendzone.

How many people do you think you’ve met in your life?

Yang berhasil menghitung jumlah orang yang pernah ditemuinya selama hidup pasti hanya dia yang pernah berhasil menghitung jumlah bakteri baik dalam sebotol yakult.

Bagaimana cara memasak mie instant kesukaan kamu? Dengan tambahan apa saja? Semisal sawi, bakso, sosis, dll.

Tidak tahukah kamu, wahai hamba hina, bahwa mie instant jauh lebih enak jika dimasakin orang?

What do you want to know about the future?

Will there be any sitcom that as good as Friends?

friends

Pro sama asi eksklusif atau gak masalah sama susu formula?‎

Saya sampai sebesar ini (literally) dulunya minum susu formula. Saya juga yakin sebagian dari mereka yang hari ini pro ASI banget, dulunya minum susu formula. Dan kita baik-baik saja.

Yang dulu minum susu ASI, hari ini kalo berak juga keluarnya tai, bukan berlian. Kalo yang dulu minum ASI eksklusif dan sekarang beraknya berlian, maka percayalah saya akan nete sampai umur 24.

Saya pro ASI eksklusif, namun bukan berarti saya mengkultuskan harus ASI eksklusif. Jika karena satu dan lain hal sang ibu tidak bisa memberi ASI eksklusif, maka susu formula ga akan membuat dunia saya kiamat.

Karena ketika berdiri di satu sisi, bukan berarti kita berhak menghina sisi yang bersebrangan.

Pertanyaan apa yang ga ada jawabannya?

Who let the dogs out?

Siapa di sini yang ga tau kalo suku etnis Dayak itu aslinya terdapat di TIGA negara? Kira-kira salah siapa ya kalo booth Malaysia yang memajang bangga gambar tarian Dayak di Frankfurt Book Fair, sedangkan booth Indonesia berpenampilan sangat plain dan tidak mencerminkan ‘ke-Indonesiaannya’?

Yang pasti, salah cowok. Karena cowok selalu salah. Huff.

How often do you go to parties?

Dulu, waktu masih SMA, saya ini termasuk sweet 17th party crashers. Secara sadar dan dengan sengaja, saya dan teman-teman datang ke pesta ulang tahun ke-17 seorang gadis dari sekolah lain, tanpa diundang. Dalam rombongan 1-2 mobil, kami biasanya suka menjelajah dari ballroom ke ballroom hampir setiap minggu, demi mencari di mana ada pesta ulang tahun yang seru dan layak untuk kami kunjungi.

Meski kami nge-crash ulang tahun (dulu istilah yang kami pakai “ngepar”) bersama-sama, lucunya, tujuan kami berbeda-beda. Ada yang jago nge-dance dan tujuan dia ngepar itu sebagai ajang tampil setelah berlatih joget beberapa malam. Ada juga yang jago nyepik, dan saat ngepar, dia bisa dapet sasaran-sasaran yang segar. Ada yang suka keramaian, ada yang suka musiknya.

Saya? Saya sih suka makanannya. Gratis.

Jika kamu di surga nanti, kira-kira apa yang akan pertama kamu lakukan dan kamu minta dari Tuhan?

“Tuhan, di sini password wifi-nya apa?”

What quality do you value most in your friends?

Sebutlah namanya Mawar, seorang teman yang suka minum minuman beralkohol. Bukan peminum berat, tapi lebih ke social drinker. Kebetulan dia seorang blogger handal juga. Tulisan-tulisannya disukai dan menyentuh banyak orang.

Suatu hari ada kompetisi menulis di blog, berhadiah jalan-jalan ke luar negeri. Dia bisa aja ikutan. Dia bisa aja menang. Namun karena kompetisi ini disponsori oleh sebuah brand minuman beralkohol, dia memutuskan untuk ga ikut. Karena menurutnya, dia ga ingin “mengenalkan” minuman beralkohol ke pembaca blognya.

Ada hal-hal yang lebih besar dari uang atau hadiah jalan-jalan. Dan hanya orang-orang berintegritas yang mau mengedepankan nilai-nilai yang mereka percaya ketimbang menambah pundi-pundi rupiah dalam rekening.

Intergritas. That what I value the most.

Open relationship itu maksudnya gimana sih?

Konsep open relationship itu kayak abang-abang tukang gembot.

Buat kamu yang lahir di atas tahun 90, ijinkan saya menjelaskan apa itu abang-abang tukang gembot.

Abang-abang tukang gembot adalah abang-abang yang menjajakan gembot miliknya untuk disewakan. Siapa aja boleh nyewa, bayarnya per sekali main game. Selesai main, gembotnya dibalikin. Biar gembotnya ga ilang dibawa lari si penyewa, si abang akan mengikatkan gembotnya ke pikulan dengan seutas tali.

Open relationship itu ya kayak gitu. You can go everywhere, you can go with everybody, but in the end, there is one abang-abang tukang gembot who is waiting for you to come back.

How do you surprise other people?

Beli sekrup bekas, ukuran sedang, lalu pergi ke bandara dan beli tiket penerbangan berikutnya. Saat di dalam pesawat, duduk, tenang. Ketika sudah lepas landas, ambil sekrup yang tadi, lalu lempar ke arah kaki. Pelan-pelan ambil sekrup tadi, lalu dengan kasual, bilang ke orang yang duduk di sebelah.

“EH, INI SEKRUP PESAWATNYA ADA YANG LEPAS!”

Jika Hawa tidak memakan buah Khuldi (or an apple in The Bible), apakah manusia masih tinggal di Surga? Atau manusia menempati bumi karena kesalahan Hawa itu sebuah skenario Tuhan? Was it a faith or human free-will?

Jika Hawa tidak memakan apel dan menawarinya ke Adam, kita akan tetap keluar dari taman Firdaus. Karena itu takdir. Caranya bisa saja dengan tiba-tiba Hawa beli martabak keju kacang dan matanya tiba-tiba terbuka. And the rest is history.

Hawa bisa aja menolak apel. Tapi menolak martabak? Come on.

What is the weirdest word in your language?

“Hubungan suami istri”

Kata ini biasa digunakan untuk kegiatan senggama. Menjadi aneh karena:

1) Tidak semua yang melakukan ini nyatanya suami istri.

2) Seolah-olah, hubungan yang dapat dilakukan oleh sepasang suami istri hanyalah bersenggama. Sehingga menafikan kegiatan seperti ngobrol, ngeteh, nonton tv, atau ke Hoka Hoka Bento bareng.

Tapi ini juga berlaku sebaliknya. Ketika seorang karyawan ditanya temannya kenapa hari ini pulang cepat dari kantor, kata “hubungan suami istri” akan membuat segalanya lebih sulit.

“Bro, tumben lu balik cepet?”

“Iya nih. Gue mau melakukan hubungan suami istri.”

“Hah? Ngapain? Ngobrol berduaan gitu?”

“Bukan. Itu lho. Hubungan suami istri.”

“Nonton dvd? Bikin martabak?”

“BUKAN.”

“Ngopi bareng? Karaoke?”

“BUKAN!”

“Dinner? Ke bios…”

“GUE MAU NGEWE. PUAS LO?!”

Jadi, gimana? Gua maen ask.fm lagi apa jangan nih?

Advertisements

Tagged: , , , , , ,

31 thoughts on “Ask.Fm Sesa(a)t

  1. Me_gaa December 9, 2014 at 11:41 Reply

    sianjirrrrrrrr!!! :))))))

  2. Anindya December 9, 2014 at 11:46 Reply

    Main lagi dong koh, jawabanmu absurd semua. Lumayan buat hiburan xD

  3. mandor December 9, 2014 at 11:55 Reply

    Ya Amploopp. ini yang nanya sama yang jawab bukannya makin jelas, absurd semua.

  4. Lynn December 9, 2014 at 12:15 Reply

    main! :))
    eh kalau ngepar gitu, lo isi buku tamu dan ngasih hadiah gitu nggak?

    • Roy Saputra December 9, 2014 at 13:25 Reply

      suka ngisi, suka kagak. kalo ngisi, pake nama asal-asalan :))

  5. Gerry December 9, 2014 at 13:42 Reply

    NGEWE harus gede ya. hahahaa

  6. iKa December 9, 2014 at 16:00 Reply

    sekrup ny ga lolos mesin xray airport kek ny d ;)

    • Roy Saputra December 9, 2014 at 16:17 Reply

      hahaha, iya juga sih ya :))

      • -n- December 26, 2014 at 04:41 Reply

        Ah masa sih ga lolos?
        Kan sekrup bukan senjata tajam.

        #dibahas

  7. Gita Diani Astari December 9, 2014 at 16:14 Reply

    Main lagi dong kalo sempet! Seru nih jawabannya, mau follow hahahaha. Dan setuju banget sih sama jawaban terakhir.

  8. cupah December 10, 2014 at 09:27 Reply

    “You can go everywhere, you can go with everybody, but in the end, there is one abang-abang tukang gembot who is waiting for you to come back.” saya suka ini.. saya suka ini.. ahahahaha..
    But please, gak ada perumpamaan lain selain abang gembot? :D
    wait, gembot or gimbot?

    • Roy Saputra December 11, 2014 at 13:20 Reply

      hahah. entah kenapa waktu itu kepikirannya abang tukang gembot :))

  9. gegekrisopras December 10, 2014 at 10:04 Reply

    Main aja terus bang, puas gua ngepoinnya :lol:

  10. dani December 11, 2014 at 15:54 Reply

    Lagi dong lagii…

  11. TIRS December 13, 2014 at 20:21 Reply

    Bang bikin buku lagi dong!

    • Roy Saputra December 15, 2014 at 09:44 Reply

      baca blog ini aja, sama kok sensasinya sama tulisan gua di buku :))

  12. ihsantand December 14, 2014 at 11:31 Reply

    Mksih infonya kak. Btw masih belum ngerti nih main ask FM. Dari pada pening lebih Baik gausah lah. :D nitip ya kak.
    http://ihsantanjung.wordpress.com/2014/12/14/ada-apa-dengan-pulpen/

  13. mitamoet December 16, 2014 at 10:25 Reply

    sukses bikin gue ngakak…. aaah, miss this kinda jokes! :P

  14. Ferry December 27, 2014 at 12:29 Reply

    siang-siang sumpah bikin ngakak apalagi tentang “hubungan suami istri” ngakak parah

  15. Putrauma January 4, 2015 at 19:51 Reply

    Uhhh bang, gue paling ngena sama pict nya. Paling sebelah kanan kayaknya gue banget :'(

  16. Widia May 2, 2016 at 12:27 Reply

    hahahhahahahaa :))))))) “hubungan suami istri paling kocak”. hahahahahahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: