Maret 2015!

Sebelum memulai postingan tema bulan Maret, gua ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2566 buat teman-teman yang merayakan! Semoga semakin bahagia dan sejahtera di tahun kambing kayu! Gong Xi Fat Coi!

Dan semoga dengan hari raya Imlek kemarin, populasi babi di dunia ga berkurang drastis. Amin.

Nah, sekarang balik ke postingan awal bulan.

Kalo kalian perhatikan, belakangan ini gua sering menulis soal pernikahan. Harap maklum ya, karena saat ini gua memang sedang mempersiapkan resepsi pernikahan gua dan si pacar yang kalo ga ada halangan, bakal digelar di kuartal tiga tahun ini. Banyaknya tulisan soal pernikahan tiada lain karena gua terbiasa menulis apa yang sedang gua pikirkan. Dan akhir-akhir ini yang ada di pikiran gua ya kebanyakan soal resepsi pernikahan.

Gara-gara nyiapin resepsi pernikahan, siklus hidup gua pun kini jadi agak sedikit beda. Kalo biasanya hari Sabtu-Minggu bisa bersantai di rumah dengan nonton DVD sambil makan popcorn berbagai rasa, kini gua harus mengangkat pantat jauh-jauh dari rumah dan wara-wiri keliling Jakarta. Ketemu vendor, nyari bahan, atau hal-hal terkait pernikahan lainnya. Waktu gua jadi semakin terbatas. Dua puluh empat jam terasa kurang banget sekarang.

Selain itu, Imlek kemarin juga jadi Imlek terakhir sebelum gua menikah dan menyandang status suami. Itu artinya, tahun depan, gua ga bakal dapet angpao lagi, dan malah, harus ngangpaoin keponakan dan sepupu yang jumlahnya bisa membuat keringet dingin dari sekarang.

Kesimpulannya, beberapa bulan ini, gua sedang berada di masa transisi. Masa pergantian status dari lajang ke telah menikah di KTP. Masa perubahan dari santai menjadi riweuh. Masa perpindahan dari satu titik ke titik lain dalam hidup.

Masa transisi bukanlah masa yang mudah, dan malah biasanya, merupakan masa yang sulit. Musim pancaroba bisa bikin sakit, jelang pergantian musim sepakbola riuh dengan transfer pemain, dan masa pergantian Presiden bisa bikin konflik. Jokowi aja sampe bikin kantor transisi sesaat sebelum dia menduduki kursi nomor satu Indonesia. Masa-masa transisi memang perlu dipersiapkan dengan baik kalo ga mau bikin pelik.

Maka dari itu, di bulan ini gua mau cerita soal masa transisi itu. Cerita tentang Imlek terakhir sebagai bujangan, cerita wara-wiri nyari vendor yang seperti tiada ujung, atau cerita lainnya tentang perpindahan dalam hidup. Semoga kalian suka ya.

Oiya, kabar baiknya, segmen wawancaur bakal muncul lagi di bulan ini. Karena temanya tentang transisi, gua tiba-tiba kepikiran satu blogger yang pas buat jadi narasumber. Kayak gimana wawancaurnya? Tungguin aja ya.

Dan masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya, sebelum gua menutup postingan kali ini dengan cover edisi Maret 2015, ijinkan gua untuk merekap perjalanan saputraroy.com pada bulan Februari 2015:

  • Ada 4 postingan di bulan Februari yang semuanya publish di jam cantik 11:11 WIB.
  • Postingan bulan Februari dengan traffic tertinggi adalah Bisa Ngerem dengan total view sampai dengan hari ini sejumlah 640 views.
  • Referrers paling rame datang dari search engine (Google, Yahoo, Bing, dll.) yaitu sebanyak 6,036 dan peringkat kedua diduduki oleh Twitter sejumlah 623.
  • Total traffic untuk bulan Februari kemarin mencapai 15,558 views, dengan rata-rata 556 views per harinya.

Semoga dengan tema bulan ini, kalian makin betah main di sini dan bersama-sama kita pecahkan pencapaian bulan-bulan lalu.

Jadi, ini dia tema saputraroy.com bulan Maret 2015:

“Jembatan”

mar 2015

Gambar latar merupakan foto milik pribadi yang diambil saat sedang weekend getaway ke Pulau Umang bulan Februari lalu.

Advertisements

Tagged: , , ,

13 thoughts on “Maret 2015!

  1. Asy-syifaa Halimatu Sadiah March 1, 2015 at 11:20 Reply

    Semoga lancar ya ^^

  2. Aziz Amin March 1, 2015 at 11:30 Reply

    Undang-undang bang pas kawin. Awas aja sampai lupa..

    azizkerenbanget.blogspot.com

    • Roy Saputra March 2, 2015 at 09:05 Reply

      *pura-pura tidak mendengar*

      *pasang earphone*

      *masak indomi*

      *serasa Al*

  3. maembie March 1, 2015 at 12:30 Reply

    Orang yang gak bisa move on berarti tidak mempersiapkan masa transisi dengan baik.

    Ditunggu cerita tentang masa transisi, untuk pembelajaran saya yang masih jauh dari kata menikah.

  4. Kresnoadi March 1, 2015 at 21:09 Reply

    Semangat Rooy!
    Wuiiih wawancaur balik lagi, bakal mantep nih. Hahaha. \:D/

    • Roy Saputra March 2, 2015 at 09:08 Reply

      doain supaya ga batal ya wawancaurnya :))

      • Kresnoadi March 9, 2015 at 10:02 Reply

        Kalo batal ya ke gue aja Roy. *halah*

  5. Osa March 3, 2015 at 10:36 Reply

    Ada pesta bujangnya enggak roy? :D Kalo ada, boleh lah di sharing haha

  6. noviaindahk March 9, 2015 at 21:37 Reply

    Masa transisi! Inget pertama tau Bang Roy itu lewat Trave(love)ing dan masih zaman-zamannya Bang Roy jomblo… Eeeh, sekarang udah siap nikah aja. Ga terduga dan rasanya cepet banget :))
    Semoga persiapan, hari H, dan hari-hari setelahnya selalu bisa dinilai dari sisi ‘bahagia’ secapek atau seriweuh apapun.
    Kalian pasangan manis yang klop banget :D
    Semoga lancar, tetap sehat, dan ditunggu cerita selanjutnyaa~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: