Tempat Belanja Tumpah Ruah di Jepang

Meski bukan seorang shopaholic, gua suka belanja juga kalo lagi traveling. Ada 2 barang yang pasti selalu gua beli ketika jalan-jalan, yaitu: magnet kulkas dan kaos.

Magnet kulkas buat gua tempel di… ya, di pintu kulkas. Selain buat kenang-kenangan, tujuan gua nempel magnet di pintu kulkas itu sebagai penanda negara mana aja yang udah gua kunjungin sejauh ini. Dan sebagai penggemar kaos, rasanya ga afdol kalo ga beli kaos dengan tulisan atau gambar negara setempat selagi traveling.

Sementara untuk oleh-oleh, favorit gua itu beli makanan. Kacang, lebih tepatnya. Karena sehipster-hipsternya orang, dia pasti suka makan kacang. Selain itu, kacang bisa dinikmati secara massal. Jadi, cukup beli 1-2 kantong kacang untuk temen-temen sekantor yang banyaknya segambreng. Minimal seorang dapet sebutir. Efisien bukan?

Biasanya, gua bakal belanja di tempat yang tumpah ruah. Maksudnya, di satu tempat yang segala macam barang ada. Palu gada. Apa lu mau, gua ada. Jadi, gua ga perlu ke sana ke mari untuk nyari magnet kulkas, kaos, atau oleh-oleh. Gua juga bisa ngebanding-bandingin harga ke toko sebelah kalo belanja di tempat yang tumpah ruah. Ibarat belanja online, ini seperti belanja di forum, atau situs market place kayak shopious.com. Karena segala macam barang ada di sana.

Waktu #JalanJapan tahun 2013 lalu, gua berkesempatan untuk mengunjungi beberapa tempat belanja tumpah ruah di Tokyo, Kyoto, Osaka, Nara, dan Hiroshima. Ada yang berhasil membuat gua merogoh kocek, namun ada juga yang hanya membuat mata gua tercuci.

Nah, di postingan kali ini, gua mau berbagi beberapa tempat belanja tumpah ruah yang ada di Jepang. Semoga postingan ini berguna buat nusa dan bangsa.

Here we go.

1. Asakusa

Kesan pertama gua akan Asakusa adalah… rame banget!

Ga cuma turis, tapi warga lokal pun bergerombol di sana. Itu karena daerah yang terletak di Tokyo bagian utara ini juga terdapat kuil Sensoji, kuil Budha tertua yang ada di Tokyo.

Selain Sensoji, yang membuat Asakusa jadi destinasi favorit adalah adanya Kaminarimon, gerbang dengan lentera merah berukuran jumbo yang menggantung di tengah. Menjadikannya spot foto yang sayang untuk dilewatkan.

Daerah belanjanya sendiri bernama Nakamise. Sebuah area yang berada tepat di depan Kaminarimon. Di Nakamise, kios-kios berjejer padat, berjualan jajanan tradisional dan souvenir-souvenir khas Jepang. Makanya, ga heran kalo Asakusa ini rame banget. Karena selain bisa ibadah, area ini pas banget buat foto-foto dan belanja oleh-oleh.

Gua mengunjungi Asakusa di hari terakhir di Tokyo yang juga hari terakhir di Jepang. Sengaja ditaruh paling akhir pada itinerary karena gua tau di sini adalah tempat yang tepat untuk belanja oleh-oleh. Namun karena saking ramenya gua jadi bingung mau beli apa. Pusing pala barbie.

Salah satu kios yang menarik perhatian gua justru sebuah kios penjual mochi. Selain karena kiosnya warna pink gonjreng, menjadi menarik karena yang jualan kinyis-kinyis gimana gitu. Kios ini lumayan rame dan jadi perhatian meski harga mochi-nya ga murah-murah amat. Mungkin harganya udah termasuk biaya beli bedak sama lipensetip si Mbak-nya.

asakusa

Untuk menuju ke Asakusa, kita bisa naik kereta JR Yamanote Line dari stasiun Tokyo menuju stasiun Kanda untuk berpindah ke Ginza Subway Line, lalu turun di stasiun Asakusa. Atau jika dari arah Shinjuku, bisa naik JR Chuo Line (jalur oranye) ke stasiun Kanda untuk berpindah ke Ginza Subway Line, lalu turun di stasiun Asakusa.

2. Hondori Street

Berada di pusat kota Hiroshima, Hondori jadi area yang cukup ramai, terutama saat malam hari. Hondori merupakan area belanja yang nyaman banget karena bisa dinikmati dengan berjalan kaki. Ga perlu takut keujanan atau kepanasan, karena di sepanjang jalan utamanya ada pergola yang menutup penuh dari satu toko ke toko lainnya.

Segala jenis perbelanjaan ada di sini. Mulai dari yang sederhana kayak toko dan kios, sampai department store yang gede ada di sini. Asiknya lagi, banyak tempat makanan yang membuat aktivitas belanja ga akan terganggu oleh perut yang lapar.

Oiya, kalo ke Hondori mesti mampir ke Okonomimura, sebuah gedung bertingkat 4-5 lantai yang penuh dengan kios penjual Okonomiyaki, semacam pancake gurih campuran dari adonan dan kol dengan topping yang bisa dimodifikasi sesukanya. Okonomi sendiri memang berarti “sesuai dengan keinginan”, jadi topping-nya bisa dibuat bervariasi banget, dari cumi, sapi, bahkan sampai yang haram-haram sekalipun. Bukan, bukan zinah, tapi daging babi.

okonomiyaki

Untuk menuju ke Hondori, kita bisa naik tram jalur 1, 2, atau 6 dari stasiun Hiroshima dan turun di stasiun Hacchobori.

3. Harajuku

Ini dia tempat gaul anak muda paling hip se-Tokyo!

harajuku

I know, I know. Bentuk stasiunnya ga hip dan cenderung rada jadul. Awalnya gua sempet ragu, kok ya Harajuku yang ngetop itu stasiunnya begini amat? Ditambah lagi, begitu keluar stasiun, hanya terpampang jalan aspal yang memanjang entah sampai mana. Terus di mana pusat perbelanjaannya? Di mana yang katanya pusat fashion anak muda Jepang-nya?

Tapi begitu jalan sedikit dan berbelok ke kiri, barulah keliatan toko brand-brand terkenal berjejer di kanan kiri jalan. Restoran, cafe, dan department store besar juga rapih berbaris, menanti untuk dikunjungi.

Dan Harajuku itu rame banget! Kayak barang-barangnya dibagi-bagiin gratis aja deh di sana.

Sialnya, gua ke sana pas hari Sabtu. Selain keramaian lagi mencapai puncaknya, yang dateng ke sini juga modis-modis banget. Beda sama gua dan Tirta yang kayak lemak dipakein baju.

“Kita kayak gembel gini, Ta,” kata gua.

“Gue rasa di sini gembelnya aja modis. Kita di bawahnya gembel nih.”

“Anjis. Kita gembel KW!”

Dua gembel ini memang akhirnya ga beli apa-apa selama di Harajuku. Cuma masuk department store bentar, itupun buat ngadem. Barang-barang di Harajuku kebanyakan barang branded, meski kalo ada waktu untuk menelusuri setiap celah jalannya, ada juga barang-barang lokal yang harganya sedikit lebih ramah bagi kantong.

Untuk menuju ke Harajuku, kita bisa kereta jalur JR Yamanote, lalu turun di stasiun Harajuku. Inget ya, turun di stasiun Harajuku, bukan stasiun Citayeum.

4. Akihabara

Ga bisa dipungkiri, tempat belanja tumpah ruah paling banyak memang ada di Tokyo. Dan kalo kalian penikmat anime, manga, elektronik, dan games, maka Akihabara adalah tempat yang paling pas. Ini surganya para Otaku!

Tempat asal AKB48 ini memang menarik dan beda dari sisi kota lainnya. Banyak banget game center dan vending machine yang menyediakan barang beraneka macem. Toko barang bebas cukai juga tersebar di kanan-kiri jalan utamanya. Menjadikan Akihabara destinasi yang pas banget buat turis mancanegara.

Kalo duit udah abis, jangan khawatir, karena di sini bisa menerima kartu kredit. Bahkan toko-toko kecil pinggir jalan pun bisa menerima kartu kredit, meski keamanannya masih harus diperhatikan lagi.

Salah satu spot yang paling menarik perhatian gua dan Tirta di Akihabara adalah sebuah gedung 5 lantai berwarna hijau yang berada ga jauh dari stasiun Akihabara. Gedung itu ternyata… adult shop! Mulai dari video, mainan, alat bantu, sampai kostum ada di sini. Jualan kain di Mayestik aja cuma 3 lantai, coy. Ini sampe lima lantai. Demand-nya setinggi apa coba?

“Gila nih daerah,” kata Tirta.

“Kenapa, Ta?”

“Kalo kiamat, pas malaikat ke Akihabara, mereka pasti pada ngisi form lemburan.”

akihabara

Nah, itu tadi 4 tempat belanja tumpah ruah yang ada di Jepang versi gua. Segala macam barang dijual di sana, mulai dari makanan, pakaian, sampe benda-benda kecil khas Jepang yang bisa banget dijadiin oleh-oleh.

Sebetulnya masih banyak lagi tempat belanja tumpah ruah yang tersebar di seluruh penjuru Jepang. Shinjuku, Shinsabaisih, Kuromon Market, Namba, dan masih banyak lagi. Makanya jangan lupa untuk belanja (meski sedikit) kalo lagi di Jepang. Percayalah, Jepang sangat layak untuk setiap rupiah yang lu keluarkan.

Kalo ada yang pernah ke Jepang dan punya tempat belanja favorit juga, share di kolom comment ya :D

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

22 thoughts on “Tempat Belanja Tumpah Ruah di Jepang

  1. presyl April 17, 2015 at 14:24 Reply

    kemaren gue beli oleh-oleh emang di akihabara roy, secara banyak yang jual mainan (tetep cari yang diskon) dan belanja buat bos-bos plus orang kantor di LAOX akihabara. barangnya lengkap, dan ga seruweh di harajuku (Takesita dori) di harajuku mahal mahal pulaaa :(

  2. yusmei April 17, 2015 at 19:56 Reply

    suka beli magnet kulkas juga, tapi banyak yang pecah…tapi memang itu yang paling enak dibawa, gak boros tempat. Kalau aku suka nyari syal klub sepak bola setempat, tapi kadang susah juga nyarinya :D

    • Roy Saputra April 20, 2015 at 09:01 Reply

      wah, ide bagus juga tuh syal klub bola

  3. Matius Teguh Nugroho April 18, 2015 at 09:58 Reply

    Sama gue, bang. Tiap kali traveling, pasti gue sempatkan untuk berkunjung ke pusat perbelanjaan atau keramaian lokal. Tujuan utamanya bukan belanja, tapi lebih ke melihat keseharian masyarakatnya.

    Sayang gue belum pernah ke Jepang. Impian wahid tuh :(

    • Roy Saputra April 20, 2015 at 09:51 Reply

      aktivitas warga setempat emang selalu asik untuk diperhatikan dan bisa jadi pembelajaran tersendiri ya :D

  4. arievrahman April 18, 2015 at 11:54 Reply

    Setuju buat kaus dan magnet kulkasnya, tapi kalau kacang kayaknya gue biasa aja haha.

  5. pupit April 20, 2015 at 06:19 Reply

    Kl tar ke Osaka, luangin waktu itu ngider2 di Umeda. Di perempatan jalan ada Yodobashi camera (sodaranya ada di sebrang stasiun Akihabara), di belakangnya dikit ada SkyGarden. Kl takut ketinggian gk usah maen ke sana ato uji nyali LoL

  6. Fahmi (catperku) April 20, 2015 at 10:20 Reply

    Kalau belanja elektronik bisa juga ke akihabara~ bisa window shopping milih sampe puas~~ dulu kesini beli kamera dapet harga murah, selisih sejuta lebih dari yang di indonesia :D

    • Roy Saputra April 20, 2015 at 13:50 Reply

      kalo elektronik, enak di Amrik pas black friday~

      *run run small*

  7. pupit April 21, 2015 at 07:48 Reply

    kelupaan nanya, Roy (Sarah juga) suka Conan gak?? Kl ngefans (contohnya saya :D) cuman saran, seblm kek kyoto, bs dipertimbangkan dr Haneda lsg pake pswt ke TOTTORI,landing di Conan airport (serius namanya begitu!) trs naek kereta sampe di stasiun Conan (dulunya namanya Yura station, resmi diubah jd Conan), jalan kaki pelan2 sampe di GAMF (Gosho Aoyama Manga Factory) .,, selamat panik di sana :D Sepanjang jalan menuju ke GAMF byk patung bronze ttg Conan amupun sampul2 komiknya. Bisa kejet2 kl emang demen yak Selain museum jg ada toko souvenir di sebelahnya persis. ohya di museumnya kita bs nyobain trik2 yg dipake conan, jg ada gamenya,,, Baru sekali ke sana, masih pengen ke sana lagi Ada resto jg m di seberangnya
    Dr Tottori tar balik ke kyoto (bs dg kereta)

    • Roy Saputra April 21, 2015 at 09:41 Reply

      WAH! asik! gua sama Sarah (terutama gua sih) seneng banget baca Conan. thank you ya informasinya! :D

  8. muhammad fiqra April 25, 2015 at 23:36 Reply

    WOW! Dari dulu mau ke Akibahara, cuman… yah, masalah nganu.

    Anyway, thanks infonya.

  9. Titah November 26, 2015 at 19:08 Reply

    Shinsaibashi is my fav 😄😄

  10. wooclipmovie February 12, 2016 at 15:41 Reply

    awesome

  11. tiwichan March 25, 2016 at 15:49 Reply

    Kalau dari penjelasan no3 itu kayaknya area Omotesando deh. Harajuku (Takeshita dori) harusnya jalan dikit trus belok kanan, jalannya kecil dan ga ada mobil. Tapi dua2nya menarik dan sama2 rame sih. ;D

  12. ashuda January 18, 2017 at 11:24 Reply

    kl souvenir kaos tulisan i love jpn) berapa duit ya om? sama tempelan kulkas? sama souvenir plakat? 3 macam itu yg sering gw beli pas travelling, thx q.

    • Roy Saputra January 21, 2017 at 16:34 Reply

      kaos seinget gua 1500-2000 JPY, kalo tempelan kulkas agak murah di bawah 1000 JPY. kalo plakat ga tau euy :/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: