Rumitnya ke Museum Fujiko F. Fujio

Siapa yang ga kenal dengan Doraemon?

Robot kucing dari masa depan ini udah mengisi kehidupan masa kecil dari kebanyakan orang di Indonesia. Mulai dari yang sekarang udah jadi bapak-bapak punya anak, sampai anaknya sekalipun. Cerita tentang Nobita yang diisengin Giant dan Suneo, pulang merengek untuk minta bantuan, lalu Doraemon mengeluarkan alat ajaib, seperti udah jadi rutinitas buat sebagian besar penikmat kartun Minggu pagi.

Begitu pun dengan gua dan Sarah. Masa kecil kami berdua sempat dihiasi oleh karya nomor satu Fujiko F. Fujio ini. Maka dari itu, saat #Japaneymoon Oktober kemarin, kami berdua menyelipkan kunjungan ke museum Fujiko F. Fujio ke dalam itinerary.

Namun ternyata, agak rumit untuk mencapai museum Fujiko F. Fujio.

Kerumitan pertama adalah proses membeli tiket. Agar bisa masuk ke museum Fujiko F. Fujio, kita harus membeli tiket untuk reservasi waktu kedatangan. Reservasi ini bertujuan agar kepadatan pengunjung dapat diatur lebih merata.

Ada 4 waktu kedatangan yang bisa dipilih: 10:00, 12:00, 14:00, dan 16:00. Tapi jangan khawatir, keempat waktu kedatangan di atas punya harga tiket yang sama: JPY 1,000 per orang. Oiya, perlu dicatat, setiap waktu kedatangan ada batasannya, jadi tiketnya bisa sold out. Tips dari gua sih, mending beli tiket beberapa hari sebelum tanggal yang direncanakan biar ga keabisan.

Gua dan Sarah sempet keabisan tiket untuk jam kedatangan yang kami inginkan, padahal udah beli dari 1 hari sebelumnya. Awalnya, kami mau ke sana jam 12:00 biar sekalian makan siang di cafe dalam museum. Tapi sialnya udah keabisan duluan. Mau ga mau, gua jadi geser ke jam 14:00, yang untungnya masih ada stock tersisa.

Soal waktu kedatangan, ada satu hal lagi yang mesti dicatat. Ketika udah milih waktu kedatangan, kita ga boleh geser atau minta pindah. Kita pun hanya boleh terlambat maksimal 30 menit dari waktu kedatangan yang udah kita pilih. Lewat dari jam yang direservasi, kita ga boleh masuk dan mesti beli tiket baru yang belum tentu dapet. Rumit kan?

Dan uniknya lagi, kita ga bisa beli tiket di museum Fujiko F. Fujio-nya. Kita harus beli di Lawson. Iya, iya, Lawson yang itu. Tapi abis beli tiket, jangan nongkrong sambil membahas apa warna langit ya. Soalnya di Jepang, ga ada yang nongkrong di depan minimarket.

Karena ini di Jepang, bahasa di mesin tiketnya (Loppi) ya bahasa Jepang. Jadi sedikit main tebak-tebak buah manggis, mana yang tulisan beli tiket, mana yang tulisan load last game. Namun jangan khawatir, step by step pembelian tiket bisa dibaca di situs resmi museum Fujiko F. Fujio ini.

Kelar dengan kerumitan pertama, terbitlah kerumitan kedua. Jalur kereta.

Dari cerita yang Sarah baca di beberapa blog, ada pelancong yang sempat tersesat dan gagal sampai museum tepat sesuai waktu reservasi. Itu karena jalur keretanya yang memang agak ribet. Waktu gua tanya resepsionis hotel tempat gua menginap, dia pun agak kesulitan menjelaskan arah dan rute menuju museum Fujiko F. Fujio dari hotel itu.

Untungnya, gua punya buku Japan by Train Travel Guide yang didapat sebagai complimentary ketika purchase JR Pass dari Japan Experience. Travel guide itu ngebantu kami banget untuk mencapai stasiun Noborito, stasiun terdekat dari museum Fujiko F. Fujio.

Caranya, pertama-pertama harus cari stasiun Shinjuku dulu. Stasiun Shinjuku termasuk kategori stasiun besar yang bisa dicapai lewat beberapa line milik JR. Kalo udah tiba di stasiun Shinjuku, keluar dulu dari area JR lines, lalu cari Central East Entrance. Di dekat entrance itu, akan ada Odakyu Line (warna biru). Sebetulnya bisa juga naik salah satu line milik JR, tapi sepertinya Odakyu Line ini adalah cara tercepat untuk mencapai Noborito dari Shinjuku.

Harga tiket keretanya JPY 250 per orang. Kalo kalian udah terlanjur beli tiket dengan harga yang beda, masuk aja dulu. Nanti bisa melalukan fare adjustment di stasiun ketibaan. Setelah masuk, segera naik kereta express dari platform 4. Pas udah naik, tinggal tunggu deh nama stasiun Noborito disebut di pengumuman kereta.

Perjalanan keretanya sendiri memakan waktu kurang lebih 30 menit. Agak lama karena sebetulnya museum Fujiko F. Fujio terletak di Kawasaki, area yang agak minggir dari kota Tokyo.

Biar ga telat dan menghanguskan tiket, sebaiknya sih berangkat agak pagian. Karena begitu sampai stasiun, masih harus melakukan perjalanan lagi dengan shuttle bus yang ngetem ga jauh dari stasiun Noborito. Untuk naik shuttle, ada antrian yang lumayan mengular. Kalo berangkat mepet sih udah pasti deg-deg ser.

Oiya, shuttle-nya ga gratis ya. Kita kudu bayar JPY 210 kalo mau naik shuttle ini. Sebetulnya bisa juga dengan jalan kaki. Kurang lebih butuh 20-30 menit berjalan kaki dari stasiun Noborito ke museum Fujiko F. Fujio. Tapi tips dari gua sih mending naik shuttle aja. Selain hemat waktu dan tenaga, itu karena di dalam shuttle, ada banyak pernak-pernik menarik yang bisa jadi objek foto.

Begitu turun dari bus, gua dan Sarah setengah berlari, terbawa arus pengunjung lain yang sepertinya ga ingin terlambat. Petugas di depan museum langsung menyambut kami untuk ngecekin tanggal dan jam yang tertera di tiket reservasi. Untungnya kami tiba tepat waktu.

Terus, gimana isi museum Fujiko F. Fujio?

Gua ceritain di postingan berikutnya ya. Behehehek.

end blog post JP

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , , , ,

4 thoughts on “Rumitnya ke Museum Fujiko F. Fujio

  1. kresnoadidh November 10, 2015 at 12:02 Reply

    *getok pala Roy* Gue pikir ini tulisan tentang dalemannya (Daleman). :))
    Oke siap tunggu postingan selanjutnya! \:D/

  2. presyl November 11, 2015 at 09:53 Reply

    laaah iyaa, gue baru mau liat hasil foto foto nya, hahaha.
    yg bingungin itu pas di noborito stasiun roy, nunggu shuttle bus kok dateng-dateng ternyata salah pintu keluar :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: