Kuliner Kelapa Gading

Orang bilang, jika mau ke Kelapa Gading, jangan lupa bawa passport. Selain karena jaraknya yang jauh, lengkapnya fasilitas di sana menjadi alasan kenapa Kelapa Gading layak jadi negara yang merdeka dan berdikari.

Sejak menikah, gua dan Sarah tinggal di sebuah apartemen mungil di daerah Kelapa Gading. Lengkapnya fasilitas tadi menjadi alasan umum mengapa gua memutuskan untuk membeli apartemen di daerah utara Jakarta ini. Alasan khususnya, karena di sini banyak banget tempat makan yang uenak!

Iya, uenak. Pake u. Biar muantep.

Kelapa Gading merupakan kota satelit yang memiliki luas 1600-an hektar. Dapat dijangkau dengan TransJakarta koridor 2 (Pulo Gadung – Harmoni), koridor 10 (Tanjung Priok – Cililitan), atau koridor 12 (Tanjung Priok – Pluit). Ada juga beberapa angkutan umum (seperti mikrolet dan bus) yang dapat dipilih untuk menjangkau Kelapa Gading. Untuk detailnya, klik aja link ini nih.

Seperti yang gua bilang di atas, tempat makan di Kelapa Gading begitu tumpah ruah. Nyasar pun kita tetap bisa menemukan tempat makan. Restoran dan cafe tercecer di setiap pelosok Kelapa Gading, mulai dari dalam mall, area pertokoan, sampai tersembunyi di pemukiman.

Kelapa Gading memberikan gua banyak pilihan. Kalo bosen ke mall ya tinggal resto hopping. Lelah resto hopping, bisa nongkrong di cafe favorit. Jenuh nongkrong pun, ya bisa balik lagi ke mall. Semuanya bisa ditempuh dengan naik angkot yang jika namanya diperpanjang akan terdengar sangat alay: KWK. KWKWKWKWK.

Nah, di postingan kali ini gua mau berbagi beberapa tempat makan yang layak untuk dicoba atau yang ga kalah keren sama tempat gaul di selatan. Gua akan mencoba ngasih info beberapa tempat yang ga banyak ditemukan di sisi lain kota Jakarta. Semoga postingan ini berguna buat nusa dan bangsa.

Here we go.

A. Coffee, anyone?

Ngopi udah jadi aktivitas favorit bagi warga Jakarta sejak dahulu kala. Mulai dari ngopi sachet-an, sampe ngopi tugas kuliah. Ditambah lagi, sejak gerai kopi internasional mewabah di Indonesia, ngopi jadi aktivitas yang semakin digemari.

Meski bukan penikmat kopi, gua cukup sering main dan nongkrong di beberapa kedai kopi untuk meeting internal ataupun ketemu calon klien. Yang belakangan ini sering gua datangi adalah Retorika Coffee yang ada di Jalan Kelapa Kopyor Raya, dekat dengan Apartemen Wisma Gading Permai. Teduh dan nyaman adalah dua kata yang tercetus begitu gua sampai di Retorika. Tempatnya memang ga besar namun cukup lenggang untuk duduk dan menikmati dunia sendirian selama berjam-jam.

retorika

Gambar dipinjam dari sini. Terima kasih.

Six Ounce Coffee juga tempat ngopi yang asik untuk nongkrong berlama-lama. Cafe yang lagi happening ini ga cuma menyediakan kopi, tapi juga beberapa pilihan makanan berat yang pas banget buat di-upload ke Instagram, dan tentunya, untuk dikunyah. Letaknya yang ada di Jalan Kelapa Puan Timur (dekat dengan Mall Kelapa Gading) membuatnya sangat strategis untuk titik ketemuan atau tempat kencan pertama.

Jadi, kalo lagi bawa gebetan ke Kelapa Gading dan mau ngopi-ngopi cantik, dua tempat itu layak banget deh buat dicoba. Dijamin lancar kencannya.

B. Nyemil yuk!

Siapa di sini penggemar pempek? Karena di Kelapa Gading, ada pempek yang selalu sukses bikin ketagihan. Namanya Pempek 161 yang berlokasi Jalan Boulevard Raya. Pilihan pempeknya banyak, mulai dari yang umum kayak kapal selam, sampe ke adaan, kulit, lenggang, atau tunu. Tapi apalah arti pempek tanpa cuka. Karena cuka Pempek 161 lah yang membuatnya begitu berbeda.

Ada dua varian cuka, manis dan pedas, yang bisa dikombinasikan sampai mencapai rasa sesuai selera. Gua sendiri ga begitu kuat jika hanya makan dengan yang pedas karena bisa bikin perut panas setelahnya. Campuran cuka manis dan pedas, ditambah taburan ebi dan potongan timun, membuat Pempek 161 selalu terbayang ketika ingin nyemil di sore hari.

Makanan yang lagi naik daun seperti martabak pun ada di Kelapa Gading. Martabak dengan topping sesuai perkembangan jaman bisa dibeli di Martabak Teng Go atau Martabak Holland. Rasa Kita Kat Green Tea, Red Velvet, atau rasa-rasanya-kok-belum-move-on bisa dipesan di dua gerai martabak yang paling direkomendasikan tadi.

Namun begitu, gerai martabak favorit gua adalah Martabak Bong Ngian yang ada di Jalan Summagung III. Kalo kalian penikmat martabak klasik kayak gua, maka Bong Ngian adalah pilihan yang tepat banget. Niscaya martabak kejunya akan membuat ketagihan karena taburan kejunya generous banget!

C. Ga nampol?

Kalo perut masih geli-geli aja, maka beberapa paragraf di bawah akan membantu kalian menemukan tempat makan kelas berat yang bisa membuat kita kenyang bego.

Sebagai penikmat bakmi, Kelapa Gading adalah surganya. Berbagai varian bakmi dengan segala topping-nya ada di sini. Favorit gua adalah the one and only, Bakmi Aloy yang ada di Jalan Kelapa Kopyor Raya, bersebelahan dengan Retorika. Ada berbagai pilihan porsi, meski yang setengah pun berukuran mangkok bakmi ayam pada umumnya. Porsi besar dan rasa nikmat menjadikan bakmi Aloy sebagai pilihan pertama jika gua kepingin makan bakmi.

Penggemar seafood pun akan melompat kegirangan jika ada di Kelapa Gading. Asap bakaran ikan mengepul tinggi dari belasan restoran sea food, seperti berlomba mengisi langit di setiap malam minggunya. Jalan Boulevard Utara adalah jalan dengan jejeran restoran sea food paling padat, seperti 212, Rasane, atau Trisulo. Namun restoran sea food favorit gua jatuh kepada Pondok Pangandaran, yang ada di jalan yang sama.

Jika ke sini, pastikan memesan Ikan Gurame Bumbu Pangandaran. Rasa asam, pedas, manis akan menari dalam lidah di setiap gigitannya. Dan jangan lupa juga untuk memesan Kepiting Soka Goreng Tepung. Karena kepiting soka di sini adalah yang paling enak yang pernah gua makan.

Pilihan makanan Indonesia juga banyak di Kelapa Gading, seperti Coto Makassar Karebosi, atau yang lagi naik daun, Bakso Boedjangan. Kalo ingin makanan ala barat, Holycow Steak atau Naughty Nuris bisa jadi pilihan tersendiri. Banyak pilihan kan?

D. Cuci mulut

Selain dengan air dan sabun, mencuci mulut bisa juga dilakukan dengan kudapan manis. Salah satu tempat kesukaan gua untuk mencuci mulut, selain wastafel, adalah Kedai Es Pisang Ijo Pemuda yang ada di Jalan Boulevard Raya (dekat dengan bunderan).

Dari penampilannya aja, es pisang ijo di sini udah begitu menggiurkan. Kelegitan pisangnya beradu pas dengan manisnya sirup dan gurihnya bubur sumsum. Kalo ga suka pisang ijo, juga ada es kacang merah dan varian jus yang cukup lengkap. Menjadikannya tempat ngumpul yang asik setelah makan berat.

Bagi penggemar es krim, nama Zangrandi pasti udah familiar di telinga. Es krim klasik yang besar di Surabaya ini bisa kita temukan di Kelapa Gading, tepatnya di Jalan Boulevard Raya. Teksturnya yang lembut dengan rasa yang ga mengigit balik, jadi alasan kenapa Zangrandi patut dicoba ketika mencari pencuci mulut di Kelapa Gading.

Masih banyak pilihan pencuci mulut lainnya. Penikmat duren bisa icip Sop Duren Lodaya, atau kalo mencari yang sedikit sophisticated, bisa ke Prim8ight Bar & Resto untuk mencoba dessert ala Italia.

prim8

Gambar dipinjam dari sini. Terima kasih.

Itu tadi beberapa tempat makan yang bisa dicoba di Kelapa Gading. Semoga postingan ini membantu kalian yang lagi bingung weekend besok mau ke mana. Atau bisa ngasih sedikit gambaran buat yang mau berkelana ke Kelapa Gading.

Cukup bawa uang sekitar 400,000 untuk berdua dan nikmati Kelapa Gading sedari pagi, tanpa perlu bawa passport.

Salam perut buncit.

Advertisements

Tagged: , , , , ,

14 thoughts on “Kuliner Kelapa Gading

  1. Ceritaeka April 20, 2016 at 14:19 Reply

    Aku tinggal sepelemparan kolor doang dari Gading dan itu kulinernya belom kelar dicicipin semua :D

    • Roy Saputra April 20, 2016 at 16:06 Reply

      iya, gua dari lahir tinggal deket sono pun belom semua :)))

  2. Kaca Luthfi April 20, 2016 at 23:58 Reply

    Ehhh, itu serius Rp 400.000 cukup buat bikin kenyang berdua? Ga terlalu mahal dong ya…

    Masalahnya tinggal satu, ajak siapa ya kesana? *mikir keras*

  3. sarah puspita April 21, 2016 at 12:42 Reply

    siang-siang baca beginian jadi laper :(

  4. Robby Haryanto April 22, 2016 at 17:35 Reply

    Hwuah, gokil. Bikin ngiler aja, pas banget bikin laper. Kelapa Gading punya jajanan kuliner juga.

  5. dianeato April 23, 2016 at 23:55 Reply

    kenapa gue harus baca postingan ini di jam – jam kritis Ya awlaaaahh :'(

  6. Aryanna April 28, 2016 at 21:09 Reply

    Tempat kopi-kopinya *all ticked*
    Kelapa Gading hanya tinggal kenangan bagi daku.. ahayyyy

  7. Call Centter 021 - 80872152 May 2, 2016 at 11:43 Reply

    Manstab mungpung lagi kriuk-kriuk ni perut cush yu ah ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: