#TravelioMore: Berakomodasi Masa Kini

Di jaman yang dinamis ini, kata “akomodasi” ga melulu harus berpadanan dengan kata “hotel”. Menginap saat jalan-jalan bukan hanya di kamar-kamar dalam gedung tinggi yang kadang punya batasan ruang gerak.

Kini, akomodasi bisa berarti apa saja. Dalam kasus ekstrim, akomodasi bisa berupa sebuah sofa di rumah asing untuk melewati satu malam. Begitu pun dengan apartemen. Sewa apartemen untuk liburan bukan lagi hal yang dapat membuat dahi mengernyit. Menyewa satu ruang utuh, bukan hanya kamar, udah jadi hal lumrah belakangan ini. Seperti yang gua bilang di paragraf awal tadi: jaman udah dinamis.

Hal ini pernah gua lakukan saat berbulan madu tahun lalu. Gua dan Sarah perlu tempat menginap selama 4 malam di Tokyo. Karena durasinya cukup panjang, rasanya akan lebih menyenangkan jika kita bisa menginap di sebuah apartemen yang memiliki dapur, sehingga kami bisa masak sarapan atau makan malam. Lumayan, ngirit.

Berbeda dengan kamar hotel, apartemen biasanya juga punya ruang kumpul selain ranjang. Ruang nonton dengan sofa dan televisi jadi salah satu alasan kenapa kami memutuskan untuk sewa apartemen waktu bulan madu lalu.

Selain ruangan ekstra, lokasi sebuah apartemen biasanya strategis. Terletak di tengah pemukiman yang seringnya ga jauh dari pusat keramaian atau daerah padat penduduk. Gua pribadi memang selalu ingin menjadi bagian dari penduduk lokal setiap kali traveling. Biasanya gua akan melakukannya dengan makan di kedai-kedai lokal atau naik transportasi umum.

Namun, dengan adanya sewa apartemen, gua juga bisa tinggal di tengah-tengah masyarakat. Menjadi bagian dari hiruk pikuk penduduk yang mau berangkat kerja pagi-pagi. Atau berada di antara ibu-ibu yang baru pulang belanja harian untuk keluarga. Menyenangkan!

Dan enaknya lagi, biaya sewa apartemen masih terbilang reasonable. Jika di lokasi yang sama, mungkin harga menginap di hotel ga akan cocok di kantong gua. Sewa apartemen jadi alternatif bagi pelancong dengan dana terbatas, macam gua ini. Sebuah terobosan yang mungkin belum terpikirkan 10-20 tahun yang lalu.

Jaman benar-benar udah berbeda dan sangat dinamis.

Di tengah kedinamisan jaman, kata “akomodasi” pun ga serta merta melekat pada “jalan-jalan”. Kebutuhan akan akomodasi kini telah meluas. Untuk keperluan pekerjaan, untuk persinggahan sementara saat mencari sekolah di kota lain, atau untuk kumpul-kumpul keluarga merayakan sebuah hari baik.

Seperti yang gua lakukan beberapa bulan lalu, saat merayakan ulang tahun pernikahan gua dan Sarah. Dalam rangka menggelar perayaan kecil-kecilan, teman kami menyewa sebuah villa di bilangan barat Jakarta.

Sebagai warga Jakarta yang taat pajak, gua baru tau kalo di daerah barat sini ternyata ada sebuah villa yang eksotis. Pohon rimbun menjulang dengan kolam renang outdoor menjadikan villa ini bak sebuah cottage mewah di Bali.

Villa ini pas banget buat kumpul-kumpul, entah itu bareng keluarga atau teman-teman. Kamar banyak, ada kolam renang, dapur pun mumpuni. Tapi yang jadi primadona dari villa ini adalah ruang tengah yang luas, dengan sirkulasi udara yang baik. Ruang ini pas banget buat jadi pusat pertemuan dan perhelatan puncak acara.

Hal ini tentu berbeda jika kita menginap di hotel. Kamar-kamar terpisah tanpa ada ruang tengah, jadi kurang cocok untuk acara kumpul-kumpul. Apa-apa harus pesan, sementara di villa, mau mie instan tinggal masak sendiri. Kolam renang bisa dikuasai, karena ga harus berbagi dengan penghuni lainnya. Sewa villa jadi solusi menyenangkan untuk acara rombongan.

aenigma-2836

Kembali ke jaman yang dinamis, Travelio.com, salah satu situs online booking kamar hotel di Indonesia, kini hadir dengan jawaban atas tuntutan jaman. Travelio.com mencoba memberi lebih dengan menyediakan opsi sewa akomodasi pribadi, seperti apartemen, villa, atau bahkan rumah. Karena akomodasi pribadi berarti pilihan lebih banyak, ruang lebih luas, dan harga lebih bersahabat.

More choice, more space, more value.

Yang menarik, setiap akomodasi pribadi yang tersedia, udah di-survey terlebih dahulu oleh tim Travelio.com. Sehingga bisa dipastikan, akomodasi pribadi tersebut layak huni dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Jadi, ga mungkin tuh, di gambar bentuknya apartemen, pas sampe di lokasi, eh ternyata nanas di dasar laut.

Jaringan akomodasi pribadi di Travelio.com udah luas juga lho. Udah tersedia di kota-kota besar kayak Jakarta, Bandung, Bali, bahkan Singapura dan Malaysia. Jadi, kalo dalam waktu dekat kalian mau liburan ke kota dan negara tadi, coba cek dulu aja akomodasi pribadi di Travelio.com.

Nah, kalo mau coba pengalaman menginap di apartemen, rumah, atau villa, kalian bisa pake nih kode voucher LIOMOREHGAG3QI6 untuk dapetin diskon sebesar 40% (maksimal Rp 300,000,-). Yuk sok atuh dipake ya!

Semoga pengalaman gua di atas tadi bisa jadi katalis bagi kalian untuk mencoba menginap di akomodasi pribadi. Atau dalam bahasa singkatnya, mencoba berakomodasi di masa kini.

Advertisements

Tagged: , , , ,

One thought on “#TravelioMore: Berakomodasi Masa Kini

  1. maembie December 14, 2016 at 01:49 Reply

    Iseng banget kalo letakin gambar apartment, tapi ternyata nanas di dasar laut :D.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: