Tiga Dua

Tahun ini sungguh tahun yang menantang buat gua.

Di awal tahun, gua dua kali berpindah kerja. Membuat siklus hidup gua jadi dinamis banget. Adaptasi lagi sama lingkungan, belajar lagi gimana maunya bos, serta nyari tau lagi di mana warung makan yang enak dan murah deket kantor.

Hidup yang sebelumnya udah punya ritme, jadi sedikit berantakan. Bagi waktu antara pekerjaan dan keluarga jadi sedikit terganggu. Sekarang, gua jadi lebih sering pulang malam karena tumpukan pekerjaan. Skala stres yang bertambah membuat gua harus pandai-pandai mengolahnya agar ga kebablasan.

Pekerjaan baru artinya tanggung jawab baru. Makin ke atas, angin makin kencang. Skala pekerjaan makin besar, dengan jumlah tim yang makin sedikit. Perbedaan budaya kantor membuat segalanya ga jadi lebih mudah.

Di sisi lain, pekerjaan baru juga berarti pendapatan baru. Gua sama Sarah jadi harus ngatur kembali pos keuangan rumah tangga. Tambahan tabungan membuat rencana-rencana besar bisa terakselerasi, meski juga harus mampu bertahan dari godaan pengeluaran gaya hidup yang seolah terus mengejar di setiap waktu.

Belum selesai dengan badai awal tahun, pada pertengahan tahun ini, gua membuka pintu bagi ide-ide usaha sampingan yang baru. FMB Consultant telah berjalan selama tiga tahun dan sepertinya udah bisa berjalan dengan baik berkat tim yang semakin lengkap dan kompak. Sepertinya tahun ini adalah saat yang tepat bagi gua untuk melebarkan sayap ke industri lain.

Ketemuan kanan kiri, cari referensi sana sini, pergi wara wiri. Lupakan istirahat di Sabtu Minggu, akhir pekan kini beralih fungsi jadi jendela pencari informasi.

Di periode yang sama, gua memutuskan untuk mulai menulis novel lagi. Seakan stres-nya belum cukup, gua dan Sarah menantang diri dengan menambah kegiatan yang cukup memakan waktu ini. Setiap pulang kerja, gua dan Sarah duduk di meja makan sambil diskusi pengembangan cerita. Sebelum lampu kamar padam, gua menyempatkan diri untuk menulis, barang satu-dua jam aja.

Setiap malamnya, gua harus memaksa otak agar menjeda pekerjaan kantor dari setiap selnya. Bersih-bersih sebelum gua mulai tenggelam dalam runtuhan kata dan paragraf. Besok paginya, gua mengumpulkan lagi apa yang dijeda malam sebelumnya. Mengatur diri ke mode pengguna Excel, setelah lelah bergulat dengan Word.

Kalo ini Power Rangers, semua stres dari kegiatan tadi pasti udah bersatu membentuk zord. Mencoba menaklukan musuh dalam diri gua yang bernama kebugaran dan kewarasan.

Namun di balik semua itu, meski dengan tersengal dan tergopoh, gua masih bertahan. Gua harus bertahan. Karena gua sepenuhnya sadar, bahwa sekarang, hidup gua ini bukan hanya untuk diri gua sendiri.

Ada Sarah yang udah gua janjikan untuk bahagiakan hidupnya. Ada bokap nyokap yang kian menua dan selalu butuh dukungan. Ada tim di kantor yang mempercayakan arahan kerjanya di pundak gua. Ada partner usaha yang perlu sumbang saran dan bantuan. Ada saudara-saudara muda yang menjadikan gua sebagai contoh yang bisa ditiru.

Ada janji yang harus ditepati. Ada tanggung jawab yang harus dijalani.

Ga mudah memang, tapi begitulah hidup. Di tengah segala kesulitan, kita harus bertahan dan melawan. Niscaya hasil baik akan tumbuh setelahnya.

Semua keluh kesah ini bukan untuk mencari simpati. Segala keruwetan yang gua ceritakan di postingan ini lebih berfungsi sebagai pengingat bagi diri gua sendiri. Khususnya untuk hari ini, hari di mana gua resmi menginjak usia ke-32.

Karena rasanya, di usia yang seperti ini, memang udah bukan waktunya lagi untuk kalah sama stres. Di usia setuir ini, memang udah bukan eranya lagi untuk mengeluh tentang keadaan. Di usia seuzur ini, memang udah bukan jamannya lagi untuk menghindar dari tanggung jawab.

Dan di usia seperti ini, di hari yang baik ini, gua ingin berterima kasih kepada Tuhan Yesus atas kesehatan dan kesempatan yang masih diberikan. Atas orang-orang baik yang ditempatkan di sekitar gua. Atas tantangan dan cobaan yang memberikan gua peluang untuk tumbuh.

Harapan gua sendiri saat berulang tahun masih sama sejak beberapa tahun yang lalu.

Punya imajinasi seperti anak 10 tahun.
Punya keberanian seperti pemuda 20 tahun.
Punya kedewasaan seperti pria 30 tahun.
Punya kesabaran seperti om-om 40 tahun.

Now let me blow the candles and say something to myself on my fucking birthday.

“Welcome to adulthood, self. Deal with that stress and just suck it up!”

Advertisements

Tagged: ,

18 thoughts on “Tiga Dua

  1. cupah September 14, 2017 at 11:17 Reply

    Selamat ulang tahun Om Roy.. 😂
    Semoga semakin (((matang))) dalam kehidupan.
    Berbahagia selalu dan semoga semua doa baik untuk keluarga Kak Roy dan Sarah dikabulkan Tuhan. Aamiin 😊😊

    • Roy Saputra September 14, 2017 at 11:19 Reply

      amin. thank you untuk ucapan dan doanya Cupah. doa baik yang sama kembali ke lu juga ya :D

  2. presyl September 14, 2017 at 14:46 Reply

    Selamat roy! Anda ulang tahun!

    Semoga selalu diberikan kesehatan, kelancaran tugas tugasnya, dan makin bahagia bersama istri tersayang.

  3. senangsenangyuks September 14, 2017 at 15:49 Reply

    Selamat ulang tahun. Segala berkah menyertai dengan bertambahnya usia dan sehat selalu.

  4. magmignonette September 14, 2017 at 19:30 Reply

    Selamat ulang tahun. Semoga yang dicita-citakan terutama hal yang positif terkabul, walaupun mungkin tidak, selalu percaya Tuhan punya rencana lain. Duh blm sempat neh Om Roy (mengacu di paragraf terakhir, berjalan ke angka 40 😋) baca ‘Ikan’ nya. Semoga terus mengispirasi 🙂 Hip hip hurray 🎂

    • Roy Saputra September 19, 2017 at 08:01 Reply

      thank you! ayo, ayo, disegerakan beli Ikan-Ikan Mati :P

  5. Yoga Akbar S. September 14, 2017 at 20:48 Reply

    Wuhu, selamat ulang tahun, Bang Roy! Terus berbahagia dengan Kak Sarah. Semoga buku terbarunya laris dan menginspirasi. :D
    Dan, imajinasi seperti umur 10 tahunnya bisa melahirkan karya selanjutnya. Aamiin.

    • Roy Saputra September 19, 2017 at 08:01 Reply

      amin! sukses untuk kita semua, Yog!

  6. dodo September 15, 2017 at 14:52 Reply

    Ooo. ternyata lo ga setua yg gw kira… wkwkwk…
    Selamat ulang taun yak Roy.. sukses selalu dan terus menjadi berkat…
    Novel terbaru lo bagus… Novel indonesia yang paling gw suka sejauh ini… hehehe…

  7. Ranger Kimi September 15, 2017 at 16:03 Reply

    Selamat ulang tahun, Roy. Semoga yang lo inginkan semuanya tercapai. Sehat selalu dan bahagia selalu. Btw, sekian tahun gue kenal lo sejak jaman kuliah dulu (meski lewat dunia maya doang), you’ve grown up so much, Man.

    Oh, almost forgot.. don’t forget to be awesome. :D

    • Roy Saputra September 19, 2017 at 08:02 Reply

      thank you, Kim. senang bisa kenal lu selama ini. you too, Sis, don’t forget to be awesome! sayur awesome!

  8. Media Satria September 20, 2017 at 12:06 Reply

    Wah wah sangat terharu karena endingnya Om Roy Ultah hehe ….
    Selamat ulang tahun om, moga panjang umur dan diberikan sehat serta rezeki yang panjang. Amin

  9. Khairunnisa Siregar October 16, 2017 at 10:49 Reply

    Selamat ulangtahun Kak Roy! Semoga selalu bahagia dan semua keinginannya segera terkabul.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: