Category Archives: others

Juni 2016!

Sebelum memulai, gua mau minta maaf karena bulan lalu, gua jarang banget ngapdet blog. Alasannya masih sama kayak sebelum-sebelumnya: sibuk. Satu kata lima huruf yang selalu mengikat jari dan tangan gua.

Janji mau nge-review beberapa film Disney malah buyar di tengah jalan. Perhatian gua lagi terfokus pada FMB Consultant yang lagi melaju kencang di semester pertama tahun 2016 ini. Berbagai project terus berdatangan yang kian mematangkan tim yang ada dan membuat gua harus berkutat dengan penggalian ide. Kalo ga ada halangan, rencananya bulan Juni mendatang FMB Consultant akan menempati kantor baru di sekitar bunderan HI. Sebuah pencapaian yang butuh pemikiran dan tenaga yang ga sedikit.

Anyway,

Di bulan Juni ini gua akan menutup cerita bulan madu ke Jepang gua dan Sarah. November 2015 dan Maret 2016 gua udah ngebahas beberapa destinasi liburan yang mungkin bisa jadi referensi serta berbagi cerita menarik yang gua dan Sarah alami selama di sana. Nah, bulan Juni ini akan jadi pamungkas dari trilogi Japaneymoon.

Masih ada beberapa spot menarik yang ingin gua bagikan di sini. Cerita soal Tokyo Disney Resort masih sangat sedikit. Baru Tokyo DisneySea yang gua cuplik bulan lalu, itu pun cuma sepotong kecil dari keriuhan yang gua rasakan selama di sana. Semoga gua bisa bercerita lagi tentang magisnya Tokyo Disney Resort di bulan ini. Continue reading

Advertisements

Mei 2016!

Bulan Mei akan jadi bulan yang menyenangkan buat movie goers. Karena biasanya, bulan ini adalah awal masuknya film blockbuster Hollywood ke Indonesia. Ga cuma itu, sineas Indonesia juga memanfaatkan liburan sekolah sebagai momentum untuk merilis film-film terbarunya.

Yang teranyar, tentu aja film Captain America: Civil War (CACW) dan Ada Apa Dengan Cinta 2? (AADC2). Di tengah terjangan rilisan terbaru film Marvel ini, AADC2 bukan hanya bertahan, namun bisa membelah animo penonton Indonesia.

Gua nonton CACW hari Kamis lalu, atau sehari setelah filmnya resmi dirilis di Indonesia. Yang mengejutkan, ternyata tanpa antrian dan teaternya pun ga full house. Mungkin suami-suami fans Marvel tengah diajak istrinya untuk bernostalgia dulu dengan film AADC2, sebelum bisa menyaksikan aksi Captain America yang berseteru dengan Iron Man.

Seperti yang gua bilang di atas, bulan Mei ini akan jadi bulan yang menarik buat mereka yang sering menghabiskan weekend-nya di bioskop kesayangan Anda. Bukan, bukan jualan akua dan mijon di bioskop, tapi untuk nonton film terbaru.

Sebagai penggemar Disney, gua dan istri akan sangat menikmati bulan ini. Karena seperti tahun-tahun sebelumnya, Disney akan kembali memberondong publik dengan rilisan film yang seru-seru di sepanjang tahunnya. Setelah The Jungle Book bulan lalu dan CACW, masih ada Finding Dory, The Big Friendly Giant (BFG), Pete’s Dragon, atau Disney’s princess yang terbaru: Moana. Continue reading

April 2016!

Weekend selalu menyenangkan, setidaknya buat gua. Sebagai warga kantoran di kota yang mumet kayak Jakarta, weekend adalah kesempatan emas untuk melepaskan diri dari rutinitas harian demi bisa jalan-jalan atau bermalas-malasan seharian.

Gua pribadi sebetulnya lebih senang menghabiskan weekend di apartemen. Sejak menikah, gua dan Sarah tinggal berdua aja di sebuah apartemen mungil di daerah Kelapa Gading. Karena apartemennya masih baru, ada aja yang masih harus diberesin agar lebih nyaman ditinggali. Dan karena hanya tinggal berdua, kami juga lah yang mesti menjaga kebersihan dan kenyamanannya.

Pun begitu, sesekali kami menyempatkan waktu untuk wisata kulineran atau nonton di luar. Kelapa Gading terkenal dengan ratusan pilihan makanan, jadi rasanya sayang udah tinggal di sini tapi jarang icip kanan-kiri.

Seringnya kami juga berkelana keluar dari Jakarta Utara. Demi beberapa suap makanan yang kami intip di Instagram atau karena tergoda artikel berapa-jenis-makanan-yang-enak-banget-di-daerah-sini yang wara wiri di timeline Facebook. Continue reading

Maret 2016!

Kayaknya gua belum cerita banyak ya soal Japaneymoon?

Setelah di bulan November kemarin gua mencanangkan tema bulanan Japaneymoon, nyatanya hanya ada 2 cerita soal museum Fujiko F. Fujio yang sempat gua bagikan di blog ini. Sepertinya gua mesti cerita lagi nih soal Japaneymoon di bulan Maret ini.

Total gua dan Sarah ber-Japaneymoon selama 12 hari. Empat kota dengan belasan destinasi jadi makanan kami selama berada di Jepang. Ada banyak cerita seru, tips perjalanan yang kayaknya bisa berguna, serta perjalanan kuliner yang rasanya ingin segera gua bagikan di blog ini. Mudah-mudahan semangatnya bisa kesampean sesuai rencana, ga kayak bulan November kemarin. Amin.

Salah satu yang ga sabar ingin gua bagikan adalah panduan berkeliling Tokyo dalam satu hari via jalur kereta favorit gua. Hanya dengan JR Pass dan stasiun di sepanjang jalur tersebut, kita udah bisa menikmati titik-titik mainstream di Jepang. Jalur manakah itu? Pantengin terus aja deh blog ini.

Masih ada juga cerita perjalanan gua beberapa theme park yang emang menjadi inti itinerary bulan madu kami Oktober lalu. Setelah Universal Studios Japan, mudah-mudahan di bulan Maret ini gua bisa cerita soal Disneyland atau DisneySea. Tungguin ya!

By the way, #Japaneymoon adalah bulan madu dari pasangan blogger pertama di Indonesia yang mendapat dukungan dari partner. Dan #Japaneymoon mendapat kehormatan untuk menerima dukungan dari Japan Experience.

Japan Experience adalah travel agency yang memiliki spesialisasi tentang pariwisata Jepang. Mereka menyediakan berbagai macam layanan untuk memenuhi kebutuhan para traveler agar bisa berkelana dengan nyaman selama di negeri Sakura tersebut. Mulai dari JR Pass, pocket wifi, sim card, maupun airport transfer. Penasaran? Yuk, main-main ke situsnya di sini.

Selain tema baru di bulan yang baru ini, blog gua juga mengalami beberapa pembaharuan lainnya. Yang pertama adalah logo. Continue reading

Februari 2016!

Februari. Bulan kedua di tahun yang baru.

Semangat masih kenceng dong? Resolusi masih on track juga dong? Kartu keanggotan gym masih mengkilat dong? Program diet masih lancar dong?

Karena biasanya di bulan kedua, mulai timbul godaan macem-macem yang bisa mengganggu pencapaian resolusi. Yang pengen kurus, ajakan makan temen kantor memprovokasi kita untuk melambaikan tangan ke kamera. Yang pengen nabung, promo maskapai penerbangan mendorong kita untuk impulsif membeli tiket. Pokoknya, ada aja godaannya.

Nah, di bulan ini gua mau ngebahas soal godaan-godaan yang bisa mengganggu prioritas kita. Tapi bukan gangguan yang berarti buruk, melainkan gangguan baik yang bisa mengusik kita dari rutinitas yang kadang menjenuhkan.

Bahasa kerennya, a quick getaway.

Quick getaway tiap orang beda-beda. Ada yang memutuskan untuk traveling ke luar negeri pas lagi mumet, namun ada yang lebih suka menyendiri di rumah dan menikmati me time saat mau melumerkan ketegangan di kepala.

Gua pribadi sebetulnya lebih suka traveling kalo ada waktu untuk kabur dari rutinitas. Suasana yang benar-benar baru bisa bikin otak fresh. Bulan madu gua ke Jepang kemarin pun terjadi saat pekerjaan di kantor lagi memuncak. Bukannya disengaja, tapi emang kebetulan pas aja momentumnya. Bisa dibilang #Japaneymoon kemarin itu jadi a quick getaway buat gua.

Namun kalo keuangan lagi ga memungkinkan, gua juga suka cuti 1 hari untuk diem aja di rumah. Baca buku, maraton nonton DVD, atau bermalas-malasan aja. Dan demi mendukung program pemerintah, gua menghemat air dengan ga mandi seharian.

Atau seperti Sabtu kemarin (30 Januari 2016), saat gua dan Sarah memutuskan untuk menyaksikan sebuah pertunjukan drama musikal yang berjudul Rentak Harmoni di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Continue reading