Tag Archives: saputraroy.com

Agustus 2016!

Setelah sempet rutin menulis, di bulan Juli kemarin akhirnya ritme gua terantuk kembali. Penjahatnya apalagi kalo bukan kesibukan, baik itu di kantor, maupun di usaha sampingan.

FMB Consultant baru aja resmi pindahan ke kantor baru di Graha Mandiri, yang ditandai dengan selametan kecil-kecilan antara tim inti dengan para rekan yang selama ini udah banyak membantu. Klien terus berdatangan, yang ga jarang bikin kami kewalahan. Kerjaan makin banyak, tim makin nambah, yang artinya tanggung jawab juga makin besar.

Jadi maafkan gua yang kembali lelet dalam meng-update blog bulan kemarin. Janji mau cerita soal kehidupan awal berumah tangga malah bubar jalan. Semoga bisa gua tebus kapan-kapan ya.

Oke, kembali ke inti dari postingan awal bulan. Seperti biasa, gua akan cerita kira-kira tema apa yang akan gua angkat di bulan ini. Cerita tentang jalan-jalan ke Hong Kong masih pengen gua simpan untuk bulan-bulan mendatang, jadi sepertinya gua akan berbagi hal lain dulu bulan ini.

Belakangan ini, gua lagi kepikiran tentang rejeki. Gua ga pernah nyangka biaya berumah tangga itu gede banget. Pendapatan tetap gua dari gaji kantor banyak yang harus disisihin untuk keperluan sehari-hari. Tapi anehnya, tabungannya ada aja. Kadang ada aja pendapatan tambahan yang bikin gua dan Sarah ga tenggelam oleh tagihan. Continue reading

Advertisements

Juli 2016!

Wah, ga kerasa kita udah ngelewatin setengah dari tahun 2016. Perasaan baru kemarin rame-rame main kembang api tahun baruan, eh sekarang udah masuk semester kedua aja.

Jadi gimana tahun 2016 sejauh ini buat kalian? Apakah menyenangkan atau malah seperti batu yang terikat di kaki? Semoga segala halangan dapat dijauhkan dan hal-hal baik dapat terus berdatangan di semester kedua ini. Amin!

Buat gua pribadi, tahun 2016 ini jadi tahun transisi. Akhir tahun lalu gua menikah, jadi tahun ini penyesuaian jadi suami. Awal tahun ini gua pindah ke apartemen, jadi tahun ini penyesuaian hidup mandiri. Bulan kedua tahun ini bos gua resign, jadi tahun ini penyesuaian dengan bos dan ritme kerja yang baru.

Biasanya gua mudah beradaptasi dengan perubahan. Sering berpindah kerja di awal karier membuat tingkat adaptasi gua terbilang lumayan. Namun lima tahun terakhir ini gua bekerja di perusahaan yang sama, membuat kadar adaptasi gua sepertinya berkurang lumayan banyak. Alhasil, gua masih suka gagap dan gugup ketika berhadapan dengan situasi baru ini. Continue reading

Februari 2016!

Februari. Bulan kedua di tahun yang baru.

Semangat masih kenceng dong? Resolusi masih on track juga dong? Kartu keanggotan gym masih mengkilat dong? Program diet masih lancar dong?

Karena biasanya di bulan kedua, mulai timbul godaan macem-macem yang bisa mengganggu pencapaian resolusi. Yang pengen kurus, ajakan makan temen kantor memprovokasi kita untuk melambaikan tangan ke kamera. Yang pengen nabung, promo maskapai penerbangan mendorong kita untuk impulsif membeli tiket. Pokoknya, ada aja godaannya.

Nah, di bulan ini gua mau ngebahas soal godaan-godaan yang bisa mengganggu prioritas kita. Tapi bukan gangguan yang berarti buruk, melainkan gangguan baik yang bisa mengusik kita dari rutinitas yang kadang menjenuhkan.

Bahasa kerennya, a quick getaway.

Quick getaway tiap orang beda-beda. Ada yang memutuskan untuk traveling ke luar negeri pas lagi mumet, namun ada yang lebih suka menyendiri di rumah dan menikmati me time saat mau melumerkan ketegangan di kepala.

Gua pribadi sebetulnya lebih suka traveling kalo ada waktu untuk kabur dari rutinitas. Suasana yang benar-benar baru bisa bikin otak fresh. Bulan madu gua ke Jepang kemarin pun terjadi saat pekerjaan di kantor lagi memuncak. Bukannya disengaja, tapi emang kebetulan pas aja momentumnya. Bisa dibilang #Japaneymoon kemarin itu jadi a quick getaway buat gua.

Namun kalo keuangan lagi ga memungkinkan, gua juga suka cuti 1 hari untuk diem aja di rumah. Baca buku, maraton nonton DVD, atau bermalas-malasan aja. Dan demi mendukung program pemerintah, gua menghemat air dengan ga mandi seharian.

Atau seperti Sabtu kemarin (30 Januari 2016), saat gua dan Sarah memutuskan untuk menyaksikan sebuah pertunjukan drama musikal yang berjudul Rentak Harmoni di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Continue reading

September 2015!

Udah sepanjang tahun ini, pembahasan blog gua banyak yang nyerempet tentang nikahan. Kayaknya sih cuma satu bulan aja yang ga, yakni ketika gua bahas soal kehidupan kantor.

Meski hari H-nya semakin dekat, tapi gimana kalo bulan ini kita bahas hal-hal random di luar pernikahan gua dan si pacar aja? Gimana kalo kita break sebentar dari keruwetan persiapan resepsi, dan ngebahas hal-hal yang ga ada kaitannya sama sekali?

Sounds fun, doesn’t it?

Eh, tapi update sedikit dulu deh soal nikahan gua di postingan awal bulan ini. Behehehek. Vendor semua udah dapet, persiapan juga udah hampir rampung. Undangan udah jadi, souvenir udah di tangan, foto hasil prewedding juga udah kelar. Masih ada beberapa lubang yang mesti ditambel dan persiapan-persiapan yang mesti dikejar. Tapi so far, so good.

Doakan kami ya. Kami pasti bisa.

Bulan lalu memang jadi puncaknya persiapan resepsi gua dan si pacar. Ke Bandung buat ngambil souvenir dan foto prewedding. Belanja seserahan kayak gaun, peralatan kosmetik, kemeja, dan sepatu pantofel buat gua. Dan di bulan Agustus kemarin juga, akhirnya gua dan si pacar udah ngunci design interior apartment dan bayar DP untuk pengerjaannya.

Semua kegiatan di atas tadi perlu perhatian 100% secara bersamaan. Bener-bener bikin stres. Stres waktu, stres tenaga, ya stres uang. Alhasil, kesehatan gua sempet drop. Imbasnya lagi, di bulan kemarin gua jarang ngapdet blog. Ya, ya, paragraf di atas sebetulnya hanyalah sebuah pembelaan belaka.

Anyhoo, Continue reading

Juli 2015!

Ga banyak hal-hal outstanding dalam hidup gua di bulan Juni kemarin. Perputaran polemiknya masih seputar persiapan pernikahan, kerjaan, dan usaha sampingan. Otak masih penuh sama vendor-vendor mana aja yang mesti di-follow up, deadline mana aja yang harus dikerjain duluan, atau calon klien mana yang kudu ditemuin buat pitching.

Hidup sehari-hari udah mumet sama hal-hal tadi, sampai seperti ga ada ruang lagi untuk hal spektakuler terjadi dalam hidup gua. Ya ga mesti se-spektakuler ketiban komet atau ketemu Gaban sih. Tapi letupan-letupan kecil kayak weekend getaway rasanya akan menyenangkan.

Atau mungkin, hal ini terjadi karena gua sendiri yang ga ngasih ruangan itu? Hmmm, bisa jadi sih. Karena belakangan ini, gua memang lagi nyari yang stabil, yang tenang, yang tentram, setidaknya sampai hari pernikahan gua datang. Pergolakan hanya akan menimbulkan resiko besar, dan saat ini, gua sama sekali ga berani untuk mengambil resiko itu.

Kalopun ada yang berbeda di bulan Juni adalah rentetan acara buka bersama, acara stand up yang udah gua review, atau film-film box office yang lagi merangsek naik ke layar bioskop Indonesia. Minions salah satunya, yang figure mainannya tersebar luas dan digilai banyak orang.

Jadi gua cerita apa dong di bulan Juli ini?

Continue reading